Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun
LIVE ●
tag populer

Aceng Masuk Lewat Pintu Mana?

Kedatangan Aceng tidak terdeteksi wartawan yang sudah menunggunya sejak pagi di Mapolda Jabar. Tidak diketahui dari pintu mana Aceng masuk.

Editor: Gusti Sawabi

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Bupati Garut Aceng HM Fikri akhirnya tiba di Mapolda Jawa Barat di Jalan Soekarno-Hatta, Bandung, Jawa Barat, untuk memenuhi panggilan terkait kasus dugaan penipuan dan pemerasan, Senin (10/12/2012).

Kedatangan Aceng tidak terdeteksi wartawan yang sudah menunggunya sejak pagi di Mapolda Jabar. Tidak diketahui dari pintu mana Aceng masuk. Tahu-tahu dia sudah berada di dalam bersama delapan orang saksi lainnya.

Saat berita ini diturunkan Aceng sedang diperiksa di ruang Kasubdit Keamanan Negara (Kamneg), Polda Jabar. Menurut Kabag Humas Polda Jabar Komisaris Besar Martinus Sitompul, Aceng datang sekitar pukul 08.30 WIB.

Aceng menjalani pemeriksaan bersama delapan orang saksi. Orang nomor satu di Garut itu belum ditetapkan sebagai tersangka, masih diperiksa sebagai saksi.

"Nanti kita dalami dulu, AF belum ditetapkan sebagai tersangka, masih sebagai saksi. Kita lihat hasilnya setelah pemeriksaan ke sembilan saksi ini berlangsung, setelah itu akan kita lakukan gelar perkara," jelas Martinus.

Dalam menjalani pemeriksaannya, Aceng dihadang 25 - 30 pertanyaan dari penyidik Polda Jabar terkait kasus penipuan dan pemerasan penggantian wakil Bupati Garut Diky Candra yang mengundurkan diri pada tahun 2011, lalu. Diperkirakan pemeriksaan akan berlangsung enam jam.

Diberitakan sebelumnya, Aceng dilaporkan meminta uang kepada Asep melalui utusannya, yakni Chef Maher, dari dua kandidat yang belum diketahui. Setiap kandidat dimintai Rp 250 juta sebagai jaminan untuk lolos menjadi wakil bupati. Uang itu dibayarkan pada 12 April 2012 lalu dalam bentuk dollar AS senilai Rp 500 juta.

Rekomendasi Untuk Anda

Kemudian, pada 17 April 2012, Chef Maher kembali mendatangi Asep yang pada saat itu berada di Hotel Banyu Artha Cipanas, Garut. Kedatangannya untuk menyampaikan permintaan Aceng atas uang sebesar Rp 1,4 miliar, dengan alasan salah satu dari keduanya akan diloloskan menjadi wakil bupati Garut.

baca juga:

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas