Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Almarhum Brigadir Ruslan Polisi yang Humoris

Duka mendalam mewarnai pemakaman jenazah Brigadir (Anumerta) Ruslan Sarullah (31), di Pekuburan Kampung Mattoanging, Desa

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Anwar Sadat Guna

"Hari Minggu itu saya sudah sakit, tidak bisa bangun. Tapi karena dia mau pergi patroli dan minta dipijat jadi saya sempatkan pijat. Setelah dia pergi setiap malam saya gelisah, saya pikir cuma karena sakit. Dia juga sering menelepon, saya mau tutup tapi dia bilang masih mau bicara. Mungkin itu tandanya kalau dia mau pamit," jelasnya sambil terisak.

Ia pun mengutarakan niat mendiang suaminya untuk mengambil cuti akhir tahun dan menikmati pergantian tahun baru di kampung halaman.

Namun lagi-lagi almarhum merasa tidak enak hati pada rekan-rekannya yang masih bertugas. Makanya Badria berinisiatif berangkat duluan karena anaknya yang masih kecil sudah berada di Makassar bersama kakak almarhum, Rusli (33).

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas