Dirut BPR Jadi Korban Kecelakaan Bus di Tol Cipularang
Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di ruas tol Cipularang KM 101 arah Bandung-Jakarta, Sabtu (22/12/2012) sekitar pukul 03.30 pagi.
Editor:
Anwar Sadat Guna
Hasil tes urine menunjukkan, Sarjiwan diduga mengonsumsi ganja tiga hari sebelum kecelakaan terjadi. "Dari hasil pemeriksakan diperkirakan tersangka mengonsumsi ganja ini tiga hari lalu," ujar dr Yusuf Tajirin kepada wartawan, kemarin.
Namun Sarjiwan menolak hasil tes urine tersebut. Ia membantah bahwa dirinya mengonsumsi ganja. "Saya tak mengonsumsi ganja saat mengemudi," bantah pria 56 tahun ini. Sarjiwan mengatakan saat peristiwa maut itu terjadi, ia dalam kondisi lelah sehingga kurang konsentrasi dan mengantuk.
Tak Menyangka
Yusro, kakak kandung Supardi, merasa terpukul dengan kejadian yang menimpa adiknya itu. Ia beberapa kali bercerita tetang sosok Supardi yang dermawan dan rendah hati terhadap masyarakat sekitar.
"Supardi itu adik kandung saya. Orangnya low profile, mudah bergaul, dikenal baik oleh warga sekitar. Pardi, Pardi, Pardi...," kata Yusro, yang juga anggota Komisi III DPRD Purbalingga Fraksi PKB, kemarin.
Sehari sebelumnya, Yusro memang sempat diajak oleh Supardi untuk ikut bertamasya ke Ragunan dan Masjid Kubah Emas.
"Kebetulan saya ada rapat paripurna, jadi tidak ikut, dan yang ikut adalah anak saya Lufiana Kusnawati, dan keponakan saya Wawan. Anak saya sehat, berangkatnya sekitar pukul 19.30," ujarnya.
Mengenai kecelakaan itu, ia mendapat kabar dari Jawa Barat kemarin sekitar pukul 04.30. "Kejadiannya katanya pukul 03.30. Saya benar-benar heran, dia orang baik. Sekarang dia sedang berada di puncak kariernya," katanya, merasa sedih kehilangan adik kandungnya.
Yusro tidak pernah menyangka akan ada kejadian seperti ini. Pasalnya, tamasya seperti ini sudah empat kali berlangsung dan tiga kali terakhir tidak mengalami masalah.
Menurut Yusro, keluarga Supardi ikut semua dalam rombongan itu. Namun hanya Besta dan Supardi yang meninggal, sedangkan istri Supardi, Eni Farida, dan anak kedua Supardi, Bintang, selamat.