Liburan Tahun Baru, Makam Gus Dur Ramai Dikunjungi Peziarah
Tak hanya tempat-tempat rekreasi dan wisata yang dijadikan tujuan warga untuk menikmati liburan Tahun Baru 2013, Selasa (1/1/2013).
Editor:
Anwar Sadat Guna
TRIBUNNEWS.COM, JOMBANG - Tak hanya tempat-tempat rekreasi dan wisata yang dijadikan tujuan warga untuk menikmati liburan Tahun Baru 2013, Selasa (1/1/2013).
Tempat berziarah atau religi juga menjadi lokasi yang menarik guna menghabiskan waktu libur bersama keluarga. Salah satunya adalah makam mantan presiden RI KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), di Kompleks Ponpes Tebuireng Jombang.
Makam yang berada di bagian belakang pesantren yang didirikan kakek Gus Dur, KH Hasyim Asyari ini dipadati sejak pagi hari, bahkan sejak Senin malam. Tidak hanya warga Jombang, namun juga warga luar Jombang.
Di makam mantan Ketua Umum PBNU itu sengaja dibuat dengan sistem buka tutup bagi para peziarah pada jam-jam tertentu. Ini dilakukan agar aktivitas warga tidak mengganggu kegiatan santri di Ponpes Tebuireng.
Gerbang pondok akan ditutup pada pukul 03.00 Wib hingga 07.00 WIB dan Pukul 16.00 WIB hingga 20.00 WIB. Di luar jam tersebut para peziaran bebas datang ke makam Gus Dur, yang bersebelahan dengan makam ayahandanya, KH Wahid Hasyim dan pusara kakeknya KH Hasyim Asyari.
Pada tahun baru kali ini, meski tidak terlihat membludak namun ratusan warga yang datang ke makam tersebut. Ada yang datang berkelompok, tapi juga ada datang secara pribadi.
"Sehari sebelum tahun baru ada sekira 15 bus. Pada malam tahun baru tampak sepi, hanya ada beberapa santri yang mengaji di sekitar makam. Pada pagi hari tadi sejumlah peziarah berdatangan," kata Zainun, salah satu petugas keamanan makam Gus Dur.
Pengamatan Surya, ratusan peziarah tampak khusuk mengumandangkan doa-doa di sekitar makam Gus Dur. Sejak ditetapkan sebagai wisata religi melalui program pemerintah pusat, areal makam mantan presiden Pemerintah RI itu terus dibangun.
Biasanya peziarah hanya berada di pendopo makam, kini sejumlah peziarah bisa menempati gedung berlantai dengan dua lantai untuk berdoa dan berzikir.
Selasa sore, bahkan empat orang teman Zanuba Chafsoh Arifah (Yenny Wahid) putrid anak Gus Dur, tampak berziarah. Mereika antara lain Achmad yang juga Sekretaris DPW PKB Jatim versi Yenny, dan Fanndi, pengagum Gus Dur warga Malaysia.
“Saya sering berziarah ke sini bersama Mbak Yenny. Kali ini saya mengantar Pak Fandi dari Malaysia,” kata Achmad, usai berdoa di lingkaran dalam makam Gus Dur.
Faizal, peziarah asal Bojonegoro, mengaku, sengaja datang ke makam Gus Dur untuk menghabiskan libur tahun baru ini. Dengen menyewa kendaraan minibus, dia datang ke makam Gus Dur bersama sejumlah sanak saudaranya.
"Meski sering lewat jalan depan pondok (Ponpes Tebuireng), namun baru kali ini saya sempat berziarah," kata Faizal. Dia bersama rombongan berencana melanjutkan ziarah ke makam syeh Jumadil Kubro di Trowulan, Mojokerto.