Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Warga Gang Kamboja Ini Hanya Mengharap Lauk Dari Majikan

Menjadi miskin tentu tak pernah menjadi cita-cita Muhammad Amin (57) dan istrinya Rahmawati (40). Sejak lumpuh karena terserang stroke

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Budi Prasetyo

Dari bekerja selama sebulan, ia mendapatkan upah Rp800 ribu. Uang itulah yang dia gunakan untuk membeli beras, membayar listrik dan air termasuk membeli obat-obatan yang dibutuhkan sang suami.

"Yah untuk itu saja. Mana ada untuk ditabung," katanya.

Selain mendapatkan upah, sang majikan juga masih berbaik hati dengan memberikan lauk untuk dibawa pulang ke rumah.

Kini, di gubuk yang dibangun sejak tahun 1989 itu, keluarga ini harus bisa bertahan hidup dalam kemiskinan. Sejumlah program jaminan sosial dari pemerintah, tak mampu mengangkat mereka dari kemiskinan.

"Yah begini-begini saja kami. Rumah juga mau dibesarkan tidak mungkin. Tanahnya cuma begini. Untung juga kami tidak menyewa. Kalau tidak, mana cukup uang," kata Amin yang mulai merantau ke Nunukan sejak 1985.

Baca Juga  :

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas