Komodo Gigit Dua Petugas BTNK
Seekor komodo berukuran sekitar dua meter, menggigit dua petugas Balai Taman Nasional Komodo (BTNK),
Editor:
Budi Prasetyo
Laporan Wartawan Pos Kupang, Servan Mammilianus
TRIBUNNEWS.COM, LABUAN BAJO--Seekor komodo berukuran sekitar dua meter, menggigit dua petugas Balai Taman Nasional Komodo (BTNK), di Loh Buaya Pulau Rinca, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Selasa (5/2/2013) sekitar pukul 13.00 Wita.
Kedua petugas yang menjadi korban gigitan satwa langka tersebut, yakni Ahmad Main (50) yang bertugas di bagian front office dan Usman Li (35) petugas koperasi BTNK.
Sesaat setelah kejadian, dua petugas Puskesmas Labuan Bajo dijemput petugas BTNK ke Pulau Rinca, lalu sama-sama menghantar dua korban gigitan itu ke Puskesmas Labuan Bajo menggunakan speed boat.
Ahmad Main mengalami luka robek pada pergelangan kaki kiri berukuran 10x2 cm, bagian bawah mata kaki kiri 7x3 cm dan bagian belakang betis kaki kiri 7x3 cm. Atas luka parahnya itu, Ahmad mendapat 18 kali jahitan bagian dalam dan 23 jahitan bagian luar.
Sedangkan Usman mengalami luka robek pada kaki kiri sebanyak 7 titik, yaitu di bagian depan terdapat 4 luka dan bagian belakang 3 luka. Di bagian depan kaki kirinya itu ada 6 jahitan pada bagian dalam dan 14 jahitan di bagian luar. Luka bagian belakang mendapat 10 jahitan bagian dalam dan 12 kali bagian luar.
"Keduanya telah dievakuasi ke Puskemas Labuan Bajo untuk mendapatkan perawatan sementara. Rencananya besok (Rabu hari ini, Red) akan kami bawa ke RS Sanglah Denpasar-Bali guna mendapatkan perawatan lebih intensif," kata Kepala BTNK Sustyo Iriyono, yang dikonfirmasi wartawan di kantornya di Labuan Bajo, petang kemarin. *
Berteriak Minta Tolong
KEPALA BTNK, Sustyo Iriyono, menuturkan, saat kejadian itu, korban Ahmad Main sedang berada sendirian di dalam kantor, tepatnya di bagian front office Loh Buaya. Sedangkan teman-temannya sedang makan siang di kantin.
Tanpa disadari, ada seekor komodo ukuran sedang atau sekitar dua meter masuk ke dalam kantor. Karena trauma dengan kejadian dimana dirinya digigit buaya empat tahun lalu, tepatnya 22 Februari 2009, maka spontan Ahmad Main naik ke atas meja dan berteriak minta tolong karena panik.
Saat itu, komodo yang sensitif dengan teriakan dan gerakan, malah semakin reaktif mendekati Ahmad. Ketika korban melompat untuk lari, komodo lebih cepat menyambar kaki kirinya. Selanjutnya terjadi tarik-menarik antara dirinya dengan komodo.
Melihat itu, Usman Li, salah satu karyawan koperasi yang berada tak jauh dari kantor itu, berusaha membantu temannya dengan menarik ekor komodo. Namun tiba-tiba komodo berbalik dan menyerang Usman serta menggigit kakinya.
Beruntung semakin banyak petugas BTNK yang datang sehingga langsung memberi pertolongan kepada dua orang korban sambil mengusir komodo tersebut. Selanjutnya kedua korban diantar ke Puskesmas Labuan Bajo.
Pantauan Pos Kupang di Puskesmas Labuan Bajo, sejumlah petugas BTNK dan keluarga korban, turut menghantar kedua korban. Darah segar masih terlihat mengalir dari luka gigitan satwa langka tersebut.
Saat itu, petugas puskesmas langsung memberi pertolongan medis. Suara rintihan korban terdengar saat petugas sedang memberikan bantuan medis.