Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

TPP Hangus, GTT Duduki Kantor Kemenag Surabaya

Kami harus berjuang. Kenapa Kemenag mempertemukan kami bahwa TPP GTT guru PAI (Pendidikan Agama Islam) di sekolah negeri tak bisa dicairkan

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Laporan dari Faiq nuraini wartawan surya

TRIBUNNEWS.COM,SURABAYA - Ratusan GTT Pendidikan Agama Islam, ramai-ramai mendatangi kantor Kementerian Agama (Kemenag) Surabaya, Selasa (5/2/2013).

Mereka langsung menduduki aula kantor. Mereka mengelabuhi pegawai Kemenag dengan dalih menggelar istigotsah.

Namun di tengah-tengah niatan istigotsah, di dalam tas para guru itu terselip poster dan tuntutan.

"Kami harus berjuang. Kenapa Kemenag mempertemukan kami bahwa TPP GTT guru PAI (Pendidikan Agama Islam) di sekolah negeri tak bisa dicairkan," kesal Ketua Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam (Agpai) Surabaya Ahmad Ghozali.

Sampai saat ini, aksi sekitar 250 GTT di bawah Kemenag yang mengajar di sekolah negeri tersebut masih berlangsung.

Mereka cemas lantaran Kemenag beberapa waktu lalu mengumpulkan para GTT di bawah Kemenag. Bahwa TPP mereka tak dapat dicairkan.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kecuali GTT di bawah yayasan atau sekolah swasta. Alasannya karena ada edaran dari Kemendikbud soal GTT tak boleh mendapat TPP dari sekolah negeri. Jelas tidak masuk akal," kesal Ghozali yang terus memimpin rekan-rekannya.

Protes dibalut istigotsah para GTT PAI tersebut tak mengundang kecurigaan Kepala Kemenag Surabaya Syaifullah Ansari dan Kepala Mapenda Kemenag Surabaya Abdul Rahman.
Keduanya hadir di tengah-tengah istigotsah berisikan protes.

Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas