Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Puluhan Jamaah Umroh Asal Mojokerto Terlantar, Gagal Berangkat

"Kami sudah berangkatkan mereka secara bertahap. Kini tinggal menyisakan tidak sampai seratus. Kita tanggung biaya hotelnya," kata Hadi Suparto

Tayang:
Baca & Ambil Poin

"Kami sudah berangkatkan mereka secara bertahap. Kini tinggal menyisakan tidak sampai seratus. Kita tanggung biaya hotelnya," kata Hadi Suparto Syafii, Manajer PT Padang Arafah kepada surya.co.id (tribunnews group), Selasa (13/2/2013).

Ratusan jemaah umroh tersebut menjadi korban ketidakseriusan biro perjalanan karena pesawat yang disewa oleh Padang Arafah tak memiliki ijin terbang di Indonesia.

"Kami mencartes NAS Airlines. Pesawat ini tak diijinkan mendarat di Cengkareng (Bandara Soekarno Hatta Jakarta)," terang Hadi.

Pimpinan biro perjalanan Haji Plus dan Umrah ini merinci calon jemaah yang gagal berangkat. Sejak awal Februari, biro ini telah memberangkatan jemaahnya secara bergelombang. Tercatat, awalnya biro ini memberangkatkan 163 jemaah, kemudian 50, 13, dan terakhir 125 jemaah umrah.

"Semua menjadi tanggung jawab dan konsekuensi kami. Mereka yang sampai saat ini belum berangkat akan kita berangkatkan.

Secara bertahap akan kami berangkatkan ke tanah suci," kata Hadi kembali.

Manajer biro perjalanan haji plus ini menyatakan bahwa pihaknya telah menunjukkan itikad baik untuk menuntaskan masalah jemaahnya yang telantar. Padang Arafah akhirnya menyewa Garuda Indonesia dan maskapai penerbangan Turki.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kami juga gunakan Air Asia untuk kembali angkut jemaah," kata Hadi.

Sumber: Surya
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas