Rektor IAIN Minta Maaf ke Karyawannya
Saya sampaikan maaf pada karyawan saya sebagai rektor saya tidak bisa melindungi mereka dari ketakutan
Laporan dari Musahadah wartawan surya
TRIBUNNEWS.COM,SURABAYA - Sehari pasca demonstrasi anarkis, kondisi rektorat IAIN Sunan ampel Surabaya sudah berjalan normal.
Aktivitas administrasi sudah berjalan meski di sana-sini masih ada karyawan yang menggunjingkan tentang kerusuhan.
Sementara dinding kaca yang tak bersissa sudah ditambal dengan triplek.
Sementara di lantai dua rektor IAIN, Prof Abdul A'la sedang memberikan pengarahan ke seluruh karyawannya.
"Saya sampaikan maaf pada karyawan saya sebagai rektor saya tidak bisa melindungi mereka dari ketakutan akibat perbuatan mahasiswa kemarin," katanya saat ditemui surya.co.Id (tribunnews group) usai pertemuan.
A'la juga memotivasi mereka agar tidak trauma pasca kerusuhan itu.
"Saya meminta mereka tetap semangat bekerja, jangan terpengaruh dengan masalah ini,"katanya.
Dia juga menyampaikan terimakasih pada karyawannya yang telah mengawal proses hukum kasus itu.
Diungkapkannya, sebenarnya saat kejadian dia tidak tega melihat karyawannya yang ketakutan. Karena itu dia memilih tetap bertahan di kampus.
Terkait keputusannya yang tidak turun menemui demonstran lebih disebabkan karena khawatir hal-hal yang lebih anarkis.
"Kalau saya sebagai A'la tidak khawatir atas diri saya, tapi jabatan rektor ini jangan sampai dilecehkan. Saya memegang itu,"katanya.
Baca tanpa iklan