Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

6 Tewas dan 11 Orang Masih Tertimbun Longsor di Cililin

Namun setelah dilakukan pendataan dan berkoordinasi dengan masyarakat setempat dinyatakan bahwa korban tertimbun longsor sebanyak 17 orang.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR - Proses evakuasi korban longsor di Kampung Nagrog Desa Mukapayung, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat masih terus dilakukan. Sempat diberitakan, longsor ini mengakibatkan 24 orang tertimbun.

Namun setelah dilakukan pendataan dan berkoordinasi dengan masyarakat setempat dinyatakan bahwa korban tertimbun longsor sebanyak 17 orang.

" Enam orang diantaranya sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dan 11 orang masih tertimbun longsor. Dua orang luka berat akibat terkena longsor," tulis Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho kepada Tribunnews.com, Senin (25/3/2013).

Enam korban meninggal adalah Agus (7), Tedi (12), Adit (5), Tika (25), Fitri (10), dan Dedi (30). Dari dua orang yang luka, satu orang dirawat di RS Sadikin Bandung dan 1 di rawat di rumah.

Selain itu, sebanyak 23 KK mengungsi di rumah kerbatnya.

Dijelaskan Sutopo, pencarian korban hanya bisa dilakukan secara manual karena medan jalan yang sulit. Jalan menuju lokasi yang sempit dan menanjak, tak memungkinkan mengirimkan alat berat. "Lokasi longsor berada di atas bukit yang dikenal warga dengan sebutan Bukit Dipatiukur," lanjut Sutopo.

Longsor di Kampung Nagrok Desa Mukapayung Kecamatan Cililin Kabupaten Bandung Barat terjadi di tiga titik yaitu di daerah Pasirpogor yang menimpa dua rumah, di bukit Pasir Cikareo, dan di Dusun Tiga Kampung Nagrok Desa Mukapayung RT 4 RW 7 atau biasa dikenal Bukit Dipatiukur.

Rekomendasi Untuk Anda

Sekitar 100 orang melakukan evakuasi terdiri dari BNPB, BPBD, TNI, Polri, PMI, Tagana, Basarnas, relawan dan masyarakat. Kepala BNPB bersama Deputi Penanganan Darurat BNPB meninjau langsung di lokasi longsor. BNPB menyerahkan bantuan logistik dan peralatan kepada BPBD Bandung Barat.

Kebutuhan mendesak adalah perlalatan evakuasi, cangkul, skop, sepatu boot, masker dan alat berat.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas