Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Ibu dan Anak Kompak Bobol Toko Emas di Ponorogo

Saya saat itu melihat gadis cantik, kulit putih bersih dan mata sipit keluar dari toko Pak Heri

Tribun X Baca tanpa iklan

Laporan Wartawan Surya, Sudarmawan

TRIBUNNEWS.COM,PONOROGO - Seorang ibu muda dan anak gadisnya kompak membobol toko emas Ujung Semi di pertokoan Pasar Siman milik pasangan suami istri, Heri Supriyanto (43) dan Abdaun Nissa (40) warga Desa Patihan Kidul, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo.

Kedua tersangka yang ditangkap dan diamankan di Polsek Siman itu adalah Sri Wahyu Indrayani (32) dan Yuni Herminata (16) warga JL Sekar Taman, Kelurahan Tonatan, Kecamatan Ponorogo.

Akibat perbuatan kedua tersangka itu, toko emas milik pasangan suami istri itu mengalami kerugian lebih dari Rp 100 juta. Pasalnya, kedua pencuri berhasil menggondol berbagai perhiasan mulai kalung, gelang dan cincin dengan berat 85,4 gram, 2 buah laptop merek Acer dan Compaq sebuah Hand Phone (HP) serta uang tunai senilai Rp 4 juta.

Awalnya, Senin siang (1/4) sekitar pukul 10.00 WIB saat itu toko emas tersebut kedatangan dua perempuan muda yang tak lain adalah Sri Wahyu Indrayani (32) dan anaknya Yuni Herminata (16).

Indrayani bersama Yuni datang ke toko emas pura-pura bertamu. Ketika Indrayani sedang asyik ngobrol bersama pembantu toko, Uut sapaan akrab istri Heri Supriyanto asyik melayani pembeli emas tersebut.

Yuni Herminata langsung masuk ke ruang belakang dan membuka brankas tempat menyimpan emas dan uang di toko korban. Setelah berhasil membuka brankas dan berhasil menguras sejumlah perhiasan, barang dan uang Yuni Herminata keluar melalui pintu belakang yang langsung tembus pasar tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

Terungkapnya kasus pencurian yang merugikan pemilik toko emas Ujung Semi tersebut ketika sekitar pukul 12.00 WIB, Heri Supriyanto pulang dari kerja dan hendak mengecek barang dagangan di toko itu.

Betapa kagetnya Supriyanto ketika masuk ke ruang belakang melihat brankas terbuka. Ketika dilihat isinya habis beserta uang tunai sudah raib dari dalam brankas itu.

"Kami semua tidak sadar ketika ada tamu dua perempuan yang tak lain ibu dan anaknya itu. Saat itu ibu ngobrol dengan karyawan saya di toko. Saya sendiri asyik melayani pembeli dan mengeceki barang di rak kaca depan.  Kami tak sadar kalau anaknya menyelinap masuk kebelakang dan keluar lewat pintu belakang dari toko saya ini," terang Abdaun Nissa kepada Surya, Senin (1/4) malam.

Selain itu, perempuan yang akrab dipanggil Uut tersebut mengaku setelah mengetahui brankasnya terbuka dan isinya raib, ia baru sadar kalau ada tamu dua orang.

Selain itu, didukung kecurigaannya dikuatkan dengan keterangan pedagang sayur di pasar Siman yang melihat adanya gadis cantik berkulit putih bersih keluar dari pintu belakang toko korban.

"Banyak pedagang sayur yang mengetahui anak pelaku keluar dari toko saya lewat belakang," imbuhnya.

Salah seorang saksi pedagang sayur pasar Siman, Ny Jiah (55) mengaku melihat ada gadis cantik yang keluar dari pintu belakang toko emas milik korban itu.

"Saya saat itu melihat gadis cantik, kulit putih bersih dan mata sipit keluar dari toko Pak Heri. tetapi saat itu saya tidak curiga karena saya kira kalau saudara Bu Uut. Apalagi melintas di depan saya bilang permisi," ungkapnya.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas