Rumah Mantan Kades Dilempar Bom Molotov, 6 Orang Luka
"Sempat kami kejar, tapi tidak berhasil kami tangkap karena pelaku lari dengan tancap gas sepeda motornya," Papar Sudahnan.
Laporan Wartawan Surya, Ahmad Rivai
TRIBUNNEWS.COM,SUMENEP - Ibarat pepatah, sudah jatuh tertimpa tangga, mungkin itulah yang tergambar dari peristiwa yang dialami Affandi (35) Dusun Jambu Monyet, Desa Lenteng Barat, mantan kades yang kalah dalam pemilihan kepala desa 21 Mei lalu.
Kini masih ditambah dengan aksi pelemparan bom molotov di rumah tempat tinggalnya oleh seseorang yang tidak diketahui pelakunya.
Pelemparan bom molotov yang meledak pada sekitar pukul 06.00 wib pagi, itu mengakibatkan 6 keluarganya mengalami luka-luka dan kini dirawat di puskesmas dan rumah sakit Sumenep.
Selain itu bekas ledakan yang sangat keras itu menghancurkan sebagian bangunan rumah korban.
Mereka yang mengalami luka-luka dan dirawat di puskesmas dan rumah sakit, yakni Faiz (25), Lukman (26), Baihaki (30) dan dua orang anak-anak yakni Ifa (11) dan Holif (2).
Bahkan istri Affandi, Saadah (30) mengalami luka agak parah dengan luka menganga di betis dan kepalanya bocor akibat serpihan bom molotov.
Sedangkan mantan kades, Affandi berhasil selamat tanpa luka-luka.
Korban yang tergeletak di teras rumahnya langsung ditolong oleh warga dan kemudian dilarikan ke Puskesmas Lenteng dan RSD dr H Moh Anwar Sumenep.
Kini 6 orang korban tengah dalam perawatan intensif tim medis.
Informasi yang dihimpun Surya (Tribunnews.com Network) mengatakan, sebelum kejadian, korban dan keluarga termasuk juga keponakannya pagi itu duduk-duduk di teras rumahnya.
Rumah mereka memang berada di pinggir jalan desa yang banyak berlalu-lalang warga. Hingga kemudian pengendara motor yang diduga Yamaha Jupiter yang berjalan lambat.
"Tepat di depan rumah mantan kades itu si pengendara Yupiter yang memakai helm teropong tiba-tiba melepar bungkusan ke teras rumah korban dan beberapa saat kemudan meledak “ Daaarr," jelas Sudahnan warga setempat.
Bunyi ledakan yang sangat keras disertai kepulan asap tebal membuat suasana di rumah mantan kades kacau balau.
6 korban terlempar sekitar 2 meter dengan kondiso tubuhnya penuh luka dan lumuran darah.
Warga sekitar yang melihat pelaku saat kabur sempat dikejar oleh warga sekitar. Pelaku kabur ke arah barat dengan memacu kedaraan.