Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Lapas Labuhan Ruku Dipicu Ketidakadilan Pemberian Remisi

Rusuh ala narapidana Tanjung Gusta, Medan terulang.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

TRIBUNNEWS.COM, LIMAPULUH - Rusuh ala narapidana Tanjung Gusta, Medan terulang.

Ratusan napi Lembaga Pemasyarakatan Klas II A, Labuhan Ruku, Kecamatan Talawi, Batubara, mengamuk lalu membakar bangunan-bangunan di dalam lapas  hingga hangus, Minggu (18/8/2013) sekitar pukul 17.00 WIB.

Saat api berkobar, sejumlah tahanan melarikan diri, ketika terjadi kerusuhan dan kebakaran. Kali ini, pemicunya adalah ketidakadilan pemberian remisi 17 Agustus.

Wira, warga binaan Lapas Labuhanruku bersama rekan-rekannya menuturkan, dari 842 penghuni, hanya 80 orang yang mendapatkan remisi 17 Agustus.

Pria yang terlibat kasus curanmor dengan hukuman tiga tahun penjara menuturkan, mereka berontak karena tidak diperlakukan secara adil.

"Warga binaan marah karena tindakan kepala lembaga pemasyarakatan tidak memperlakukan kami manusiawi, bahkan cenderung diperlakukan seperti binatang," tuturnya.

Wira memaparkan, ia dan teman-temannya berencana tidur di lapangan lapas.

Rekomendasi Untuk Anda

"Tempat tidur kami rusak. Panas dan gelap juga di dalam. Kami rencananya tidur di lapangan di dalam saja. Teman-teman kami pun banyak kabur. Dari mana saja bisa kabur, dari situ mereka pergi," ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun Medan
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas