Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Penumpang Pikap Tak Menyadari Ada KA dari Arah Jakarta

Sebanyak 19 penumpang termasuk sopir, semua hanya memperhatikan rel kereta arah Cirebon

Tayang:
Baca & Ambil Poin

TRIBUNNEWS.COM, INDRAMAYU - Tidak ada satu pun penumpang mobil pikap yang melihat kedatangan kereta Argo Dwipangga dari arah Jakarta. Sebanyak 19 penumpang termasuk sopir, semua hanya memperhatikan rel kereta arah Cirebon.

"Jadi jumlah penumpang itu sebenarnya 20 orang. Ada 1 laki-laki dekat pintu belakang bak pikap yang loncat sebelum tabrakan", ujar salah seorang saksi bernama Tati, Selasa(1/10/2013).

Hingga malam ini, 13 korban tewas sudah dimakamkan. Sedangkan 6 orang korban luka masih mendapat perawatan di Rumah Sakit Islam Zam-Zam di Jatibarang, Indramayu Jawa Barat.

Sebelumnya, kecelakaan Kereta Api (KA) terjadi di perlintasan KA Desa Jengkok, Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Selasa (1/10/2013).

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Jawa Barat Komisaris Besar Martinus Sitompul menjelaskan, sebuah mobil pikap L300 bepenumpang 19 orang pengantar haji tertabrak KA Argo Dwipangga jurusan Jakarta-Solo, pada pukul 10.50 WIB.

Jenazah para korban dibawa ke rumah sakit terdekat. Kendaraan yang terlibat kecelakaan masih terdampar di lokasi.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas