Ketua Umum PKB Tanggani Dingin 'Ancaman' Gusdurian
Muhaimin Iskandar, menanggapi dingin peringatan dari Jaringan Gusdurian Jawa Timur.
Laporan Wartawan Surya Sutono
TRIBUNNEWS.COM, JOMBANG - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) Muhaimin Iskandar, menanggapi dingin peringatan dari Jaringan Gusdurian Jawa Timur.
Para pengagum dan penerus pemikiran Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid itu, sebelumnya meminta calon anggota legislatif maupun partai politik di Jatim tidak memasang gambar dan tulisan Gus Dur pada alat peraga kamapnye tanpa seizin keluarga Gus Dur.
"Gus Dur pendiri PKB. Jadi wajar kalau dalam alat peraga kampanye caleg PKB ada tulisan dan gambar Gus Dur. Misalnya tulisan, `Penerus Perjuangan Gus Dur'," kata Muhaimin, seusai menghadiri wisuda penghafal Al Quran di Ponpes Madrasatul Quran Tebuireng Jombang, Minggu (22/12/2013).
Selain itu, kilah Cak Imin (panggilan akrab Muhaimin), bertebarannya tulisan dan gambar Gus Dur tersebut bukan instruksi resmi dari partai, namun kreativitas sejumlah caleg.
Disinggung mengenai sejumlah baliho caleg PKB bergambar Gus Dur yang robek dan diduga sengaja dirusak orang, Cak Imin menganggap itu hal biasa. Ia tidak risau dengan aksi perusakan tersebut.
"Itu peristiwa biasa setiap menjelang pemilu. Kita biarkan saja. Kita tidak akan menyikapi secara berlebihan terkait perobekan tersebut. Dengan kata lain tidak ada tindakan resmi dari partai," kata kilah Cak Imin yang juga Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.