Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Menakertrans Persilakan 36 Perusahaan Asal Jakarta Pindah ke Jawa Timur

Muhaimin Iskandar, menyilakan 36 perusahan padat karya yang berbasis di DKI Jakarta untuk pindah ke Jawa Timur.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Laporan Wartawan Tribunnews.com Reza Gunadha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Tenagakerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar, menyilakan 36 perusahan padat karya yang berbasis di DKI Jakarta untuk pindah ke Jawa Timur.

Pernyataan tersebut, merupakan respons terhadap rencana 36 perusahaan padat karya untuk merelokasi pabrik mereka ke Jatim, karena tak mau terbebani dengan upah buruh Jakarta yang mereka anggtap terlampau tinggi.

"Kalau upah buruh terlalu memberatkan, silakan relokasi ke luar Jakarta. Untuk industri padat karyat, mungkin upah buruh di Jawa Tengah atau Jawa Timur lebih cocok, silakan saja," kata Muhaimin, seusai menghadiri wisuda  Hafidz ke-25 dan Binnadhar ke-23 Pondok Pesantren Madrasatul Qur'an, Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Minggu (22/12/2013).

Ia mengungkapkan, 36 perusahaan tersebut kekinian masih mengurus izin prinsip untuk mendirikan pabrik di Jawa Timur.

Perusahaan-perusahaan yang mayoritas memproduksi sandal dan sepatu itu, ingin membangun pabrik di Jombang, Jatim.

Pasalnya, upah buruh di Jombang terbilang kecil dibandingkan DKI Jakarta, yakni Rp 1,5 juta per bulan.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurutnya, relokasi pabrik bagi perusahaan padat karya merupakan solusi alternatif agar pengusaha dan buruh di Jakarta tak dirugikan.

"Kalau tidak direlokasi, industri padat karya ini  bisa limbung, karena beban membayar upah buruh tinggi. Nantinya, malah bisa menimbulkan konflik antara pengusahanya dan buruh," tuturnya.

Karenanya, Muhaimin berharap pemerintah daerah dapat mempermudah perizinan, penentuan lokasi, dan pembangunan infrastruktur pendukung sehingga puluhan perusahaan tersebut bisa merelokasi pabriknya secara cepat.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas