Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Warga Waswas Lewat Sigarbencah Tembalang pada Malam Hari

Imam (27), warga Tembalang selalu merasa waswas ketika melewati daerah Sigarbencah, Bulusan, Kecamatan Tembalang.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Warga Waswas Lewat Sigarbencah Tembalang pada Malam Hari
Tribun Jaterng/dokumentasi
RAWAN KEJAHATAN - Jalan Sigarbencah, Tembalang, yang berupa tanjakan-turunan curam belum dilengkapi lampu penerangan jalan. Selain untuk keselamatan, penerang berfungsi mencegah kejahatan. 

Saat ini, selain lampu konvensional, Kota Semarang juga mengembangkan lampu penerang jalan menggunakan tenaga surya (solar cell).

Tahun ini Pemkot akan menambah delapan lampu tenaga surya. Dengan begitu, jumlah lampu tenaga surya yang ada di kota Semarang mencapai 44 unit. Pemasangan kali ini dipusatkan di pinggir jalan Prof Hamka dan Jalan Tentara pelajar.

"Solar cell di Jalan Prof Hamka akan dipasang lima unit dan sisanya di Jalan Tentara Pelajar," tambah Budi.

Ia mengatakan, harga satu paket lampu tenaga surya jauh lebih mahal dibanding lampu konvensional. Lampu tenaga surya mencapai harga Rp 25 juta per unitnya, sedangkan lampu konvensional antara Rp 3 juta hingga Rp 7 juta.

Tetapi, pemakaian lampu tenaga surya jelas tidak membebani keuangan Pemkot karena tidak perlu membayar listrik. Pada 2013, tagihan listrik pemkot Semarang capai Rp 39 Miliar. Jumlah itu merupakan tagihan dari 67 ribuan penerangan jalan di Kota Semarang.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas