Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun
LIVE ●
tag populer

Marzuki Alie Kritik Parpol Ribut Elektabilitas

Ketua DPR RI Marzuki Alie mengkritik banyaknya partai politik (parpol) yang ribut soal elektabilitas jelang pemilu

Laporan Wartawan Tribun Manado, Fransiska Noel

TRIBUNNEWS.COM, MANADO - Berbicara dalam Rapat Koordinasi Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) dan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) II di Hotel Sintesa Peninsula Manado, Sabtu (11/1/2014), Ketua DPR RI Marzuki Alie mengkritik banyaknya partai politik (parpol) yang ribut soal elektabilitas jelang pemilu legislatif dan presiden 2014.

"Sebenarnya keberhasilan demokrasi substansial itu tidak ditentukan elektabilitas tokoh atau Parpol itu sendiri. Selama ini semua ribut soal itu. Tapi apa pernah dibahas soal gagasan, ide tokoh, dan parpol tersebut untuk kemajuan bangsa?" tuturnya.

Marzuki berpendapat, Indonesia masih berputar-putar pada demokrasi prosedural dan bukan pada demokrasi substansial.

"Bagaimana mungkin kita berharap demokrasi substansial bisa terwujud di bangsa kita jika kesejahteraan dan pendidikan bagi warga negara kita masih jauh dari harapan," ujarnya.

Elite politik selama ini dinilai acuh tak acuh pada hal tersebut, tidak peduli padn pentingnya edukasi politik bagi rakyat.

"Rakyat saat ini tidak peduli dengan apa itu demokrasi substansial, yang penting apa yang bisa dia dapatkan, itu yang penting. Jangan heran money politics subur. Mirisnya, elite politik kita pun tidak peduli dengan kondisi ini," ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Pemahaman akan demokrasi substansial minim karena, menurut dia, tingkat pendidikan masyarakat masih belum mumpuni.

"Saat ini kita baru mulai berkutat pada pendidikan dasar 12 tahun yang harusnya sudah dilakukan sejak dulu, tapi paling tidak kita sudah memulai," jelasnya.

Yang terpenting saat ini, menurut Marzuki, adalah percepatan dalam mendongkrak kesejahteraan dan pendidikan bagi rakyat.

"Kalau rakyat sejahtera dan tingkat pendidikan didongkrak, pasti lebih mudah untuk memberi pemahaman dan edukasi untuk rakyat paham apa itu demokrasi substansial," katanya.

Sumber: Tribun Manado
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas