Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Imigran Gelap di Tasikmalaya Tuding Polisi Australia Bunuh Dua Rekannya

Kelompok imigran gelap yang terdampar di Pantai Pangandaran, Jawa Barat, mengaku dua teman mereka ditewaskan polisi Australia.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

TRIBUNNEWS.COM, TASIKMALAYA - Kelompok imigran gelap yang terdampar di Pantai Pangandaran, Jawa Barat, mengaku dua teman mereka tewas akibat kekerasan fisik yang dilakukan polisi Australia.

Seorang imigran asal Banglades M Musharaf Hossein menuturkan, kekerasan fisik terjadi saat dia bersama rekannya diamankan kapal Australia. Polisi Australia menangkap perahu yang ditumpangi sebelumnya, karena dianggap telah masuk perairan Australia.

"Ada beberapa imigran dari Iran yang dipukul dan diinjak-injak juga. Bahkan, saya mendengar ada dua orang asal Iran meninggal saat berada di kapal itu," jelas Musharaf, yang bisa berbahasa Indonesia, di sebuah hotel tempat penampungan sementara kawasan Kota Tasikmalaya, Kamis (6/2/2014).

Ia menjelaskan, dua rekannya yang tewas itu berusia 55 tahun dan 22 tahun. Namun, Musharaf mengaku tak mengetahui alasan pemukulan terhadap rekannya tersebut.

"Saya tidak tahu nama mereka. Namun, saya dengar kabar mereka meninggal," imbuhnya.

Awalnya, saat berangkat dari Indonesia ke Australia, kata dia, imigran berjumlah 36 orang. Namun, setelah dikembalikan polisi Australia, jumlahnya jadi 34 orang.

Musharaf menunjuk rekan asal Iran lainnya, yang tubuhnya mengalami luka lecet di bagian tangan. Rekannya ini mengalami penyiksaan sama dari aparat Australia. Selama berada di atas kapal polisi Australia, mereka mengalami kelaparan.

Rekomendasi Untuk Anda

Polisi hanya sedikit memberi makanan berupa kue dan minuman. "Kami lapar. Kasih makan cuma sedikit-sedikit," ungkap dia.

Hal sama diungkapkan Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Kantor Imigrasi Tasikmalaya, Arief Hanafi. Menurut dia, informasi adanya dua imigran tewas telah diketahuinya dari penuturan para imigran yang diamankan.

Diberitakan sebelumnya, sebuah perahu berisi puluhan imigran gelap asal Timur Tengah terdampar di wilayah pesisir Pantai Pangandaran, Jawa Barat, Rabu (5/2/2014) malam. Mereka mengaku diusir polisi laut Australia setelah sempat menyeberang ke perairan Australia dari Indonesia.

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas