Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Lukminto Bos PT Sritex Meninggal Dunia di Singapura

Bos PT Sritex, HM Lukminto meninggal dunia, Rabu (5/2/2014) malam. Jenazah saat ini berada di Singapura

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Lukminto Bos PT Sritex Meninggal Dunia di Singapura
Tribun Jateng/Galih Permadi
Liang Lahat untuk Lukminto sudah disiapkan di kawasan makam keluarga Shri Garden, Delingan Karanganyar, Kamis (6/2/2014). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Galih Permadi

TRIBUNNEWS.COM, SOLO - Bos PT Sritex, HM Lukminto meninggal dunia, Rabu (5/2/2014) malam. Jenazah saat ini berada di Singapura.

Hal ini dikuatkan dengan status di BBM Martono, anggota Persatuan Masyarakat Surakarta (PMS). Pantauan Tribun Jateng (Tribunnews.com Network) di rumah Lukminto, Puri Baron 328, Laweyan, Solo banyak sanak saudara keluar masuk rumah tersebut.

Namun seorang petugas keamanan enggan memberi keterangan soal kabar ini. "Besok saja. Ini keluarga sedang sibuk," ujarnya tadi malam.

Kamis (6/2/2014) siang ini jenazah Bos PT Sritex direncanakan tiba di Bandara Adi Soemarmo, Boyolali menggunakan pesawat carteran, sekitar pukul 14.00 WIB. Liang Lahat untuk Lukminto sudah disiapkan di kawasan makam keluarga Shri Garden, Delingan Karanganyar.

Seorang pekerja, Narto mengatakan sesuai kabar yang diterima keluarga makam Lukminto berukuran lebar 1,7-1,8 meter, panjang 2,5-3 meter, dan kedalaman 2-2,1 meter.

"Permintaan keluarga baru digali setelah jenazah tiba di Solo," ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara itu Pemijen Makam, Sumidi (55) mengatakan sesuai permintaan keluarga jenazah akan dikebumikan pada 16 Februari mendatang.

"Sesuai adat menunggu saudara dan kerabat jauh untuk datang. Banyak yang dari luar negeri," ujarnya.

Lukminto, kata Sumidi, meminta sendiri jika meninggal untuk dimakamkan di Shri Garden. "Lokasi ini yang ditunjuk Pak Luminto sendiri," ujarnya.

Sumidi mengatakan konsep pemakaman seluas delapan hektare nantinya tidak akan digunakan sebagai makam keluarga. Ada konsep agro wisata dan tempat bermain anak.

"Pak Lukminto minta tempat ini bukan kawasan seram. Nanti anak dan cucu ketika berkunjung bisa mendoakan sekalian bermain. Jadi ada rasa keinginan menjenguk makam Pak Lukminto," ujarnya.

Sumber: Tribun Jateng
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas