Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun
LIVE ●
tag populer

Mayat Perempuan Ditemukan Terapung dalam Sumur

Warga Kelurahan Fatululi, geger setelah ditemukan mayat perempuan mengapung di sumur air milik Andreas Nggala.

Laporan Wartawan Pos Kupang Muchlis Alawy

TRIBUNNEWS.COM, KUPANG - Warga Kelurahan Fatululi, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, geger setelah ditemukan mayat perempuan mengapung di sumur air milik Andreas Nggala, Rabu (5/3/2014) siang.

Diduga, mayat perempuan yang bernama Elisabeth Meto (41),  tinggal di Jalan Frans Seda RT 41/RW 13, Kelurahan Fatululi, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, itu sudah terapung beberapa hari di sumur tersebut.

Informasi yang dihimpun Pos Kupang menyebutkan, mayat Elisabet ditemukan mengapung di sumur Andreas setelah Ina Weo yang mengontrak warung milik Andreas pergi menimba air di sumur tersebut.

Saat menimba air, Ina merasa timbanya terhalang sesuatu benda. Penasaran dengan soal itu, Ina menengok ke bawah. Ina kaget saat melihat sosok mayat yang terapung di sumur tersebut.

Mengetahui hal tersebut, Ina meminta bantuan kepada warga setempat. Tak berapa lama warga melaporkan penemuan mayat itu ke Polres Kupang Kota.

Untuk mengeluarkan mayat dari sumur, Polres Kupang Kota Kupang berkoordinasi Basarnas Kupang. Tak berapa lama kemudian, mayat Elizabeth berhasil dievakuasi dan dikeluarkan dari sumur.

Rekomendasi Untuk Anda

Mayat Elizabeth lalu dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kupang untuk tindakan penyelidikan dari kepolisian.

Wakapolres Kupang Kota Komisaris Yulian Perdana membenarkan penemuan mayat tersebut. Jajarannya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara terhadap penemuan mayat itu.

Menurut Yulian, pihaknya belum bisa menyimpulkan penyebab kematian korban. Saat ini penyidik masih sementara menyelidiki penyebab matinya Elizabeth.

Namun, menurut keterangan keluarga, korban memiliki riwayat penyakit dan diduga mengalami gangguan kejiwaan.

"Anggota kami sementara menyelidiki penemuan mayat tadi. Kami belum bisa menyimpulkan penyebab kematiannya. Nanti dari hasil autopsi di rumah sakit bisa terungkap salah satu penyebab kematian korban," jelas Yulian.

Sumber: Pos Kupang
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas