Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polisi 'Siluman' Tawarkan Lelang Motor Polres Pekalongan

Aparat Polres Pekalongan Kota, meringkus seorang polisi gadungan bernama Hadi Wildan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

TRIBUNNEWS.COM, PEKALONGAN - Aparat Polres Pekalongan Kota, meringkus seorang polisi gadungan bernama Hadi Wildan.

Saat tertangkap, Hadi akan menipu korban Slamet Santosa (35), warga Kelurahan Panjang Wetan, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan.

Kasat Reskrim Polresta Pekalongan Ajun Komisaris Bambang Purnomo mengungkapkan, penangkapan polisi gadungan itu dilakukan dalam operasi rutin, yang digelar selama tiga hari terakhir.

Dia mengatakan, tersangka yang merupakan warga Perumahan Tirto Asri, Kelurahan Tanjung, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan ditangkap polisi saat akan menipu korban.

Kepada korban, Hadi menjanjikan untuk mengurus proses lelang sepada motor di Polresta Pekalongan.

"Tersangka mengaku sebagai anggota polisi yang menawarkan kepada korban adanya proses lelang sepeda motor," kata Bambang, Minggu (27/4/2014).

Ia mengatakan, terbongkarnya kasus penipuan ini berawal dari laporan korban Slamet Santoso, warga Kelurahan Panjang Wetan, Pekalongan Utara, yang didatangi tersangka yang menawarkan adanya proses lelang di Polresta Pekalongan.

Rekomendasi Untuk Anda

"Korban yang sempat tergiur, akhirnya menyerahkan uang Rp 1,4 juta dengan harapan bisa mendapatkan sepeda motor yang di lelang tersebut," katanya.

Namun, kata dia, tersangka tidak memberikan sepeda motor pada batas waktu yang ditentukan, akhirnya korban mengecek ke Mapolres dan ternyata tidak ada lelang sepeda motor.

Bambang mengatakan, Polresta Pekalongan tidak pernah melakukan lelang sepeda motor. Oleh karena itu, dia mengimbau, warga waspada terhadap adanya aksi penipuan.

"Kami minta warga waspada dan hati-hati setiap adanya penawaran sesuatu yang dilakukan oleh orang yang tidak dikenal. Saat ini, tersangka sudah kami tahan di Mapolresta untuk dimintai keterangan," katanya. (tribunjatengcetak)

Sumber: Tribun Jateng
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas