Sulitnya Mendapatkan BBM di Bolaang Mongondow Timur
Kinerja tim pengawas Bahan Bakar Minyak (BBM) bentukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) dinilai tidak maksimal.
Editor:
Dewi Agustina
Pengawasan tersebut akan dilakukan pula terhadap penyaluran minyak tanah bersubsidi. Dia meminta masyarakat yang berjualan BBM eceran, untuk tidak menaikkan harga BBM seenaknya.
"Kami sudah mengingatkan agar SPBU tidak lagi melayani pengisian melalui jeriken. Sesuai aturan, distribusi BBM hanya bisa dilakukan di SPBU," bebernya.
Dia mengakui tidak melarang masyarakat menjual BBM secara eceran. Namun harus dilakukan dengan harga yang wajar. SPBU bisa melayani pengisian jeriken, namun hanya dikhususkan bagi nelayan dan petani.
"Tetapi nelayan atau petani harus menunjukkan kartu kendali dari dinas terkait. Kalau tidak, tetap tak akan dilayani," ungkapnya.
Tim pengawas BBM terdiri atas Dinas ESDM, Dinas Perindag, Dinas Perhubungan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu, Bagian Hukum, Bagian Ekonomi, Camat serta TNI-Polri.