Penjual Capcai Mengaku Untung Rp 5 Juta Seminggu dari Jualan Togel
Bandar kupon putih atau toto gelap (togel) tak berkutik saat disergap anggota Satreskrim Polres Landak.
Editor: Dewi Agustina
TRIBUNNEWS.COM, LANDAK - Bandar kupon putih atau toto gelap (togel) tak berkutik saat disergap anggota Satreskrim Polres Landak, Kamis (11/9/2014) malam di Warung Chap Cai yang terletak di Jalan Raya Ngabang-Pontianak, Pal VI Desa Amboyo Inti Ngabang.
Bandar togel yang diketahui berinisial LSC alias ASG (55) ini merupakan warga Plasma 1 Desa Amboyo Inti kecamatan Ngabang. Dihadapan petugas penyidik, ASG mengaku dirinya telah berjualan kupon putih sekitar setahun. Dalam sepekan, lima hari berjualan togel ia bisa meraup keuntungan lebih dari lima juta rupiah.
"Satu minggu nomor togel kan lima kali buka, terkadang hasilnya bisalah dapat lebih dari lima juta," ujarnya, Sabtu (13/9/2014).
ASG mengaku, menjual kupon putih untuk menambah penghasilan, karena usahanya berjualan cap cai sepi pembeli.
"Yang beli nomor ini selain orang sekitar, kadang ada juga satu dua orang PTPN," ungkapnya.
Di hadapan polisi, ASG menyatakan kapok berjualan togel, padahal dulunya sudah sering kakeknya mengingatkan untuk tidak berbuat melanggar hukum ini.
Kapolres Landak AKBP Frans Tjahyono melalui Kasat Reskrim Iptu Andri Syahroni mengatakan tertangkapnya LSC alias ASG ini berdasarkan informasi dari masyarakat kepada kepolisian.
"Tidak butuh waktu lama untuk melakukan penyelidikan kasus ini, karena saat informasi masuk, kita langsung bergerak ke TKP," ujar Andri.