Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pria Ini Pelopor Penelitian dan Pengembangan Stem Cell Untuk Tubuh Manusia

“Ayo ikut masuk saja,” katanya sambil menghampiri Surya yang sudah janjian, minta waktu wawancara, Selasa (15/9/2014) siang itu.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Pria Ini Pelopor Penelitian dan Pengembangan Stem Cell Untuk Tubuh Manusia
Surya/ Miftah Faridl
Prof Fedik Abdul Rantam, Kepala Laboratorium Insitute of Tropical Disease (ITD) Universitas Airlangga, Surabaya. Fedik merupakan pelopor dan juga menjadi pengguna stem cell. 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Putra Lamongan ini seorang sarjana kedokteran hewan. Namun, kegilaannya pada dunia teknologi sel membuatnya melenceng dari garis keilmuan.

Ia nyasar ke dunia kesehatan manusia. Bersama timnya, ia sukses memproduksi stem cell, formula pamungkas bagi pasien dengan penyakit tanpa harapan sembuh.

Suaranya tidak keras, tapi terdengar jelas saat pria itu memimpin diskusi di ruang  pertemuan Laboratorium Stem Cell ITD Universitas Airlangga.

Empat mitra yang menemani tampak gayeng. Tukar omongan dan gantian menjadi pendengar berulangkali terjadi di antara mereka.

“Ayo ikut masuk saja,” katanya sambil menghampiri Surya yang sudah janjian, minta waktu wawancara, Selasa (15/9/2014) siang itu.

Pria ramah itu sama sekali tidak merasa forumnya terganggu kehadiran orang luar.

Bahkan, ia senang, karena materi yang didiskusikan itu sama dengan yang diminta Surya saat menyampaikan permohonan wawancara sehari sebelumnya.  

Rekomendasi Untuk Anda

“Saya sedang mendiskusikan para  peneliti binaan saya. Usulannya bagus sekali dan akan menjadi inovasi kami ke depan,”  jelasnya.

Pria itu tidak lain adalah Fedik Abdul Rantam, Kepala Laboratorium Insitute of Tropical Disease (ITD) Universitas Airlangga sekaligus peneliti stem cell.

Sebuah formula baru yang sedang menjadi perhatian publik karena digadang-gadang bisa menjadi senjata pamungkas untuk melawan berbagai penyakit yang selama ini dikenal tanpa harapan sembuh, macam diabetes militus, stroke, kanker daerah dan sebagainya.

Sedang empat mitra diskusinya adalah para peneliti binaannya.

Mereka ini yang intensif membantunya meneliti dan mengembangkan formula yang berbahan sel dari tubuh manusia sendiri.

Diskusi siang itu secara khusus membahas pengembangan stem cell yang diusulkan peneliti binaannya.

Yaitu mengembangkan stem cell yang bisa dipakai untuk semua orang dan semua penyakit.  

Sebab stem cell yang sudah ditemukan dan diproduksi saat ini, hanyalah stem cell yang bersumber dari orang yang memiliki gen yang sama dengan calon pemakainya.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas