Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun
LIVE ●
tag populer

Bosowa Grup Siap Listing Obligasi

Bosowa Grup misalnya, tidak tanggung-tanggung perseroan yang memiliki basis bisnis di Sulawesi Selatan ini akan melakukan listing perdana

Editor: Budi Prasetyo

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hajrah

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR -- Awal tahun dianggap waktu yang tepat bagi korporasi multi nasional d‎an sejumlah perbankan di Sulawesi Selatan untuk melakukan listing obligasi.

Statusnya beragam ada yang melakukan listing perdana ada juga lanjutan.

Bosowa Grup misalnya, tidak tanggung-tanggung perseroan yang memiliki basis bisnis di Sulawesi Selatan ini akan melakukan listing perdana tahun depan senilai  Rp 10 triliun.

CEO Bosowa Grup, Erwin Aksa mengatakan, nilai tersebut akan dilempar secara bertahap melalui anak-anak usaha yang potensial.

Dia menyebutkan salah satu anak usaha yang telah dipersiapkan yakni Bosowa Energi.

"Kita akan matangkan konsolidasinya, dan rencana ini sudah masuk daftar rencana bisnis Bosowa," katanya, Kamis, (25/9/2014) lalu.

Rekomendasi Untuk Anda

Sayangnya Er‎win masih enggan membeberkan lebih detil terkait perusahaan securitas yang ditunjuk sebagai penjamin.

Sekadar diketahui, Bosowa juga memiliki salah satu anak usaha yang bergerak di bidang sekuritas yakni PT Royal Trust.

Namun Erwin lagi-lagi enggan berkomentar jauh, ia hanya berharap target untuk obligasi tahun depan bisa tercapai mengingat sejumlah ekspansi bisnis seperti pembangunan smelter dan ‎PLTU butuh pendanaan jangka panjang.

‎Direktur Keuangan Kalla Grup, Imelda Jusuf Kalla senada.

Ia mengaku pihaknya juga akan mulai menawarkan obligasi perdananya tahun depan.

Perusahaan yang didorong yakni Bumi Sarana Utama selaku perusahaan konstruksi Kalla Grup serta PT Baruga Asrinusa Development yang merupakan perusahaan properti.

Kata Imelda, awalnya Kalla grup berencana melepas obligasi tahun ini melalui anak usaha otomotif namun kembali ditunda mengingat ma‎sih banyak laporan keuangan internal perusahaan yang masih harus dibenahi.

Namun Imelda masih belum mau memberikan gambaran detil soal nilai yang akan dilepaskan berikut perusahaan penjaminnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Tags:
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas