Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Melihat dari Dekat Perilaku Para Sopir Bus

Kita ingat, pekan lalu ada tragedi PO Harapan Jaya yang menewaskan tujuh penumpangnya di Waru, Sidoarjo. Penanganan polisi pun baru dimulai setelah T

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Seorang penumpang, M Irwani (34), tewas. Tubuhnya terlempar dari kursi, lalu melayang keluar menerobos kaca depan, dan kemudian terinjak roda bus yang ditumpanginya itu.

Jumlah korban memang tidak sebanyak dalam tragedi PO Harapan Jaya yang menggemparkan itu. Tapi, satu hal yang pasti, dua kecelakaan berbeda itu sama-sama terkait kebut-kebutan.

Apakah laporan khusus ini hanya melihat dari satu sisi, yakni perilaku sopir? Tidak.

Perilaku kebut-kebutan itu tentu tidak muncul begitu saja. Adu cepat menyisir penumpang di jalanan menjadi pendorong utama.

Bagi mereka, kalah cepat menyisir penumpang, sama dengan membiarkan potensi uang diambil sopir bus yang lain.

Apalagi, perusahaan yang menaungi mereka juga memberlakukan target pendapatan. Juga target waktu untuk menyelesaikan perjalanan dalam satu trayek pulang dan pergi (PP).

Irama kerja sehari-hari inilah tanpa sadari membuat mereka melupakan bahaya besar yang selalu mengiringi.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Surya
Halaman 2/2
Tags:
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas