Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun
LIVE ●
tag populer

Usai Razia, Perusahaan Bus Baru Perbaiki Armada

”Kami sendiri tidak mau kalau ada kebijakan yang malah merugikan kami dan penumpang. Toh ini kan demi kebaikan kita semua,” timpal Sutriono.

TRIBUNNEWS.COM,SURABAYA - Sama halnya dengan Sutriono, Karyanto mengaku manajemen Sumber Selamet, tempatnya bekerja, tidak terlalu menekan.

Dia mendapatkan jatah 6 kali PP Surabaya-Yogyajarta dan 3 hari libur.

Manajemen juga tidak memaksakan kalau dia tidak kuat lagi untuk menyelesaikan 1 PP.

”Di mana saja kalau kita tidak kuat, kita bisa minta bus di belakang untuk membawa penumpang kita. Manajemen memang melarang kita terlalu memaksakan diri. Ngantuk atau lelah, kita malah di suruh tidur. Besok baru kalau sudah enakan kota lanjut lagi,” ungkapnya.

Masih kata Karyanto, manajemen juga menyediakan sopir lansiran.

Maksudnya, ketika sampai di depan garasi Sumber Selamat di daerah Kletek, dia bisa meminta sopir pengganti untuk membawa bus sampai Terminal Bungurasih. Dia bisa beristirahat lebih lama.

Baik Sutriono maupun Karyanto mengaku tidak segan-segan mengingatkan kepada pihak manajemen perusahaan kalau sampai merugikan keselamatan penumpang.

Rekomendasi Untuk Anda

”Kami sendiri tidak mau kalau ada kebijakan yang malah merugikan kami dan penumpang. Toh ini kan demi kebaikan kita semua,” timpal Sutriono.

Mereka juga merasa manajemen perusahaan tidak mempersulit keluhan terkait kondisi bus.

Ban, misalnya, pihak manajemen menjamin mengganti kalau memang sudah tidak layak pakai.

Begitu juga dengan onderdil bus yang selalu dicek ulang setiap kali ngandang usai mengaspal 1 kali PP.

Cerita berbeda disampaikan Pri. Pria berpawakan pendek ini enggan menyebutkan namanya karena takut dengan manajemen perusahaan tempat ia bekerja.

Dia mengakui, tidak semua manajemen perusahaan bus tanggap terhadap keluhan para sopir.

Ada juga manajemen perusahaan yang tidak segera mengganti spare part meski sopir sudah meminta.

“Kadang minta ganti ban ya disemayani thok mas. Malah ada yang dikasih ban vulkanisir,” ungkapnya.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Tags:
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas