Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Curhat Ayah Almarhumah Seneng Mujiasih: Harta Saya Cuma Sepeda Ontel

Kehidupan Mujiharjo (54) berubah sejak anak bungsunya, Seneng Mujiasih, merantau ke Hongkong tujuh tahun lalu

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Abdul Qodir
Editor: Rachmat Hidayat
zoom-in Curhat Ayah Almarhumah Seneng Mujiasih: Harta Saya Cuma Sepeda Ontel
Tribunnews/Abdul Qodir/acoz
Mujiharjo (ayah: tengah), Mujineng (ibunda; belakang) dan Sri Suangoro (depan) duduk-duduk di rumahnya, Desa Sidomakmur, Tiworo Kepulauan, Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara. Mereka menantikan anaknya, Seneng Mujiasih alias Jesse Lorena Ruri yang tewas terbunuh di Hong Kong. Tribunnews/Abdul Qodir/acoz 

"Dulu, ekonomi keluarga kami serba kekurangan. Dia nekat cari uang karena tetangga-tetangga yang kerja di luar negeri sudah kelihatan hasilnya," kata Mujiharjo.

Mujiharjo tak melarang Seneng bekerja di luar negeri. Ia yakin Seneng yang saat itu berusia 21 tahun akan dipandu oleh beberapa tetangga ataupun kawan sekolahnya yang sudah lebih dulu bekerja di Hongkong.

"Ada teman-temannya juga dari sini, kami saling kontak. Di situ kami percaya dan melepasnya," katanya. Ia menambahkan, saat ini ada delapan perempuan asal Desa yang bekerja di Hong Kong.

Saat melepas putri tunggalnya, Mujiharjo hanya menasihati Seneng supaya menjaga diri. "Saya bilang ke dia supaya hati-hati di sana," imbuhnya.

"Saat itu nggak khawatir, saya belum tahu kalau nantinya ada kejadian seperti ini. Kalau tahu seperti ini, saya suruh pulang. Kasihan anak saya nasibnya nahas begitu," sesal Mujiharjo.

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas