Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Tak Sadar Bertemu dengan Korbannya, Penipu Babakbelur Dihakimi Massa

tersangka berhasil ditangkap berkat kejelian dari korbannya yang beberapa waktu lalu juga telah ditipunya.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Sugiyarto
zoom-in Tak Sadar Bertemu dengan Korbannya, Penipu Babakbelur Dihakimi Massa
SRIPOKU.COM/SUGIH
Bambang Irawan (30) tersangka penipu berkedok dari perusahaan Columbus Cash dan Kredit saat diamankan di Polsek IT I Palembang. 

TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG - Setelah beberapakali sukses melakukan penipuan terhadap para korbannya dengan Mengatasnamakan dari perusahaan Cash and Creadit Columbus, Bambang Irawan (30), akhirnya berhasil ditangkap massa di Jalan Jendral Sudirman persis di depan Pasar Cinde, Rabu (26/11) sekitar pukul 11.30.

Tersangka warga Jalan Inspektur Marzuki Lorong Bakti Rt 46/8 Kelurahan Siring Agung Kecamatan Ilir Barat (IB) I Palembang ini, berhasil ditangkap berkat kejelian dari korbannya yang beberapa waktu lalu juga telah ditipunya.

"Tadi pagi sekitar pukul 11.00, pelaku ini mendatangi rumah adik saya dan menawarkan barang-barang dari Columbus. Karena saya tahu dan pernah menjadi korban seperti ini, jadi saya berpura-pura langsung mengajak pelaku untuk mendatangi kantor Columbus di Atmo. Tapi saat saya masuk ke kantor, pelaku malah langsung lari hingga akhirnya berhasil ditangkap di depan Pasar Cinde," jelas M Imron (35).

Masih dijelaskan korban Imran warga Jalan Segaran 9 Ilir saat ditemui di Polsekta Ilir Timur (IT) I, ia menjadi korban penipuan yang dilakukan tersangka beberapa bulan lalu.

"Saat itu sekitar siang hari, pelaku mendatangi saya dan menawarkan berbagai barang termasuk laptop. Setelah saya menyetujui dengan membayar uang Dp Rp 150 ribu, laptop itu dijanjikan akan diberikan pada sore hari. Tapi setelah saya tunggu hingga sore hari, pelaku tidak kunjung datang," jelasnya.

Usai kejadian itu, masih dikatakan korban, ia sempat melapor ke Columbus. Namun tenyata di sana (Columbus-red) pelaku tidak ada dan tidak terdaftar sebagai pegawai Columbus.

"Dari kejadian itulah, saya baru mengetahui jika telah menjadi korban penipuan yang dilakukan pelaku. Makannya, tadi saat pelaku mendatangi adik saya, saya langsung berinisiatif mengajak pelaku ke Columbus," terangnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurut korban lainnya, Sri Nurhayati (62), warga Jalan Kapten A Rivai menjelaskan, ia juga merupakan korban penipuan yang mengatas namakan dari Columbus. Ia mengalami kerugian sebesar Rp 1 juta.

"Saat itu pelaku menawari saya kulkas dan saya disuruh membayar Dp sebesar Rp 1 juta dari harga aslinya Rp 2,5 juta. Setelah saya berikan tapi pelakunya tidak muncul-muncul lagi. Waktu itu pelakuknya juga laki-laki tapi berambut agak keriting," terangnya.

Sementara menurut pengakuan tersangka saat diamankan di Polsekta IT I, ia melakukan penipuan kurang lebih baru lima kali dan itu ia lakukan semenjak dua bulan yang lalu.

"Saya menipu karena terpaksa setelah tidak memiliki pekerjaan tetap. Saya mendapatkan baju Columbus dari kakak perempuan saya yang merupakan mantan pegawai Columbus di Parabumulih. Dan brosur-brosur itu saya dapatkan juga dari Columbus langsung dengan cara berpura-pura mau ambil barang dan minta brosur," jelasnya.

Sementara saat disinggung dengan siapa ia beraksi, ia mengaku hanya seorang diri dan tidak memiliki jaringan.

"Saya sendirian pak, saya tidak tahu kalau ada pelaku lainnya. Biasanya saya berkeliling dengan diantar kakak karena saya tidak memiliki sepeda motor," jelas buruh serabutan ini.

Terkait kejadian itu, Kepala Marketing Columbus Palembang, Yensa (30), menjelaskan, penipuan seperti ini sudah beberapa kali terjadi. Dan pihaknya juga telah menerima laporan dari para konsumen.

"Semenjak satu tahun terakhir, laporan seperti ini sudah masuk ke Columbus. Dan banyak yang sudah mengadu menjadi korban," ungkapnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas