Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Lift Macet

Ditinggal Rombongan

“Mereka terjebak di atas menara sekitar dua jam, sejak pukul 10.30 sampai pukul 12.30 WIB. Setelah lift berhasil diperbaiki,

Ditinggal Rombongan
Net
Masjid Al Akbar Surabaya

TRIBUNNEWS.COM,SURABAYA – Lima orang warga terjebak di atas menara Masjid Al Akbar Surabaya (MAS). Penyebabnya, lift di menara setinggi 99 meter tersebut mendadak macet ketika lima orang pengunjung tersebut hendak turun, Senin (22/12/2014).

Mereka adalah rombongan dari Mojokerto yang sedang berlibur di Surabaya. Lima orang yang terjebak di atas menara tersebut semuanya perempuan. Empat diantaranya sudah dewasa, dan satu anak berusia sekitar enam tahun.

“Mereka terjebak di atas menara sekitar dua jam, sejak pukul 10.30 sampai pukul 12.30 WIB. Setelah lift berhasil diperbaiki, lima orang tersebut bias turun kembali dengan normal,” kata Ach Priyadi, security MAS di lokasi kejadian.

Ceritanya, dua bus rombongan dari Mojokerto tiba di Masjid Agung sekitar pukul 09.00 WIB. Sekiar 40 orang kemudian naik ke atas menara.

“Sampai lima kali lift naik turun. Sebab, lift hanya mampu menampung sekitar 8-9 orang,” sambungnya.

Lima pengunjung yang terjebak di atas menara itu sempat ditinggal oleh rombongannya.

Baru setelah berhasil dievakuasi, mereka diantarkan oleh pengelola masjid agung menggunakan mobil menuju posisi rombongan berada.

Ceritanya, saat lima orang itu tertinggal di atas, rombongan yang sudah berada di bawah mulai panik.

Selain karena ada rekannya yang tertinggal di atas menara, mereka juga masih punya dua tujuan lain di Surabaya. Yakni ke Makam Sunan Ampel dan ke Kebun Bibit, Surabaya.

“Karena perbaikan lift butuh waktu yang lama, kami kemudian menyarankan kepada rombongan untuk melanjutkan perjanan. Setelah yang tertinggal itu berhasil diturunkan, mereka lantas kami antarkan menggunakan mobil ke lokasi rombongan berada,” papar Priyadi.

Keputusan itu diambil setelah ada kesepakatan antara pengelola MAS, pihak rombongan dan lima warga yang tertinggal. Dan setelah semua pihak sepakat, hal ini pun dilakukan.

“Dan kami bersyukur, semua berjalan lancar,” lanjutnya.

Priyadi dan pengelola MAS mengaku baru kali ini lift di menara tersebut macet. Sebelumnya, tidak pernah terjadi peristiwa seperti itu. Apalagi, perawatan terhadap lift juga rutin dilakukan setiap bulan sekali.(ufi)

Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Surya
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas