Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Cuaca Buruk Presiden Jokowi Batal Berkunjung ke Sambas

Rencana kedatangan presiden RI Joko Widodo akhirnya batal ke Sambas

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Budi Prasetyo
zoom-in Cuaca Buruk Presiden Jokowi Batal Berkunjung ke Sambas
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIZKY ZULHAM
Ribuan warga mengerumuni Presiden Jokowi hanya untuk mendapat jabat tangan dari orang nomor satu di Indonesia. 

TRIBUNNEWS.COM.SAMBAS - Rencana kedatangan presiden RI Joko Widodo akhirnya batal. Informasi itu disampaikan langsung oleh tim Advance Kepresidan RI dihadapan ribuan masyarakat Kabupaten Sambas yang sudah menanti sejak pagi di lokasi dermaga Tebas Kuala, Rabu (21/1/2015).

Protokoler Kepresidenan RI, Fatturachman meminta maaf dihadapan masyarakat Kabupaten Sambas lantaran tertundanya kedatangan orang nomor satu ini di bumi terigas.

"Apresiasi dari kami untuk presiden hadir disini, tugas kami hadir disini adalah kaitan kunjungan presiden yang direncanakan hadir di siang ini,"ujarnya didampingi sekretaris kepresidenan, Letkol Iwan Setiawan, Komandan Paspampres Mayor Erlangga bersama Pemda Sambas.

Namun dikatakannya kendati manusia boleh merencanakan, sebesar apapun keinginan manusia tidak dilarang oleh Allah SWT, tapi semuanya dikatakannya kembali lagi ke Allah SWT.

Ia menjelaskan bahwa kehadiran presiden Jokowi adalah dambaan masyarakat Kabupaten Sambas , dan presiden juga sangat hadir ke Sambas. Bahkan dikatakannya rencana awal kedatangan Jokowi direncanakan ke wilayah perbatasan Tj Dato.

"Namun setelah disurvey, kami melihat akses. Sebanyak dua kali menyeberang kapal fery dan satu sungai mesinnya mati. Makanya kami tidak meneruskan perjalanan namun tinggal di Sambas,"jelasnya.

Hal ini pula turut dilaporkan ke presiden bahwa tim tidak bisa kunjungan ke Tj Dato. makanya ditunda dengan alasan geografis, cuaca.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas