Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pencuri di Rumah PNS Kodam II Sriwijaya Tinggalkan Sepasang Sandal

Aksi pencurian terjadi di sebuah rumah milik salah satu PNS Kodam II Sriwijaya, Iskandar (53),

Pencuri di Rumah PNS Kodam II Sriwijaya Tinggalkan Sepasang Sandal
IST
Ilustrasi pencuri

TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG --- Aksi pencurian terjadi di sebuah rumah milik salah satu PNS Kodam II Sriwijaya, Iskandar (53), warga Jalan R Sukamto Lorong Mutaqin Rt 37/11 Kelurahan 20 Ilir D-II Kecamatan Kemuning Palembang, Kamis (22/1) sekitar pukul 02.00.

Dalam kejadian itu, pelaku yang belum diketahui jumlahnya juga meninggalkan sepasang sandal.

Akibat dari kejadian itu,  dua unit sepeda motor merk Yamaha Vega R berwarna merah BG 4412 NK dan Honda Beat berwarna pink BG 2389 UR berhasil dibawa kabur pelaku.

Selain membawa dua unit sepeda motor tersebut, dua buah handphone merk Samsung dan sebuah handphone blackberry serta dompet yang berisikan berbagai kartu penting seperti ATM, SIM, KTP, Kartu Anggota, Kartu Kesehatan dan STNK juga diambil pelaku dan diperkirakan kerugian mencapai Rp 40 juta.

Menurut keterangan korban saat ditemui di rumahnya, kejadian pencurian tersebut pertama kali diketahui oleh istrinya yang saat itu bangun sekitar pukul 04.00 hendak melaksanakan salat Subuh.

Saat itu, istrinya turun dari lantai dua namun setibanya di bawah, istrinya melihat dua unit sepeda motor yang sebelumnya di parkirkan di ruang tamu sudah tidak ada.

"Mengetahui hal itu, istri saya langsung membangunkan semua orang seisi rumah yang berjumlah empat orang, termasuk dua orang anak saya yang tidur di kamar bawah," jelasnya.

Mendapat kabar tersebut, dikatakan Iskandar, ia segera bangun dan langsung mengecek pintu. Ternyata saat itu pintu sudah terbuka dan di jendela yang berada persis di sebelah pintu terdapat bekas congkelan yang diduga dicongkel pelaku.

"Jadi kemungkinan pelaku itu pertama mencongkel jendela. Setelah berhasil, pelaku langsung memasukkan tangannya melalui jendela itu dan mengambil anak kunci yang masih tergantung di daun pintu kemudian baru membuka pintu dari luar," terangnya.

Saat kejadian, dikatakan Iskandar, ia sama sekali tidak menyadari jika rumahnya dimasuki maling. Bahkan kedua anaknya yang tidur di kamar bawah juga tidak mendengar suara gaduh saat kawanan pencuri melakukan aksinya.

"Tahu-tahu barang-barang sudah hilang, saya juga heran kenapa dari semua orang yang ada di rumah ini tidak ada yang terbangun. Apakah dihipnotis dulu saya juga tidak tahu," katanya.

Usai beraksi, masih dikatakan Iskandar, kawanan pelaku juga meningalkan sepasang sandal. Namun sandal tersebut saat ini sudah dibawa pihak kepolisian sebagai barang bukti.

"Pelaku sempat naik ke lantai dua termasuk memasuki kamar saya untuk mengambil dompet yang berada di dalam tempat saya tidur. Selain itu, pelaku juga sempat mencari kunci kedua sepeda motor yang diambil tersebut, karena saat itu kuncinya kami letakkan di tempat gantungan ruang tengah," ungkapnya.

Anehnya, dikatakan Iskandar, saat kejadian itu, di dalam rumahnya terdapat tiga unit sepeda motor termasuk sepeda motor Yamaha Vixion. Namun malah tidak diambilnya dan pelaku malah mengambil yang buruk.

"Entah kenapa pelaku tidak mengambil motor Vixion malah mengambil dua motor yang sudah tidak terlalu bagus, padahal di sepeda motor Vixion itu kuncinya masih tertinggal di motor itu. Dan saat itu, sepeda motor Honda Beat itu juga dalam keadaan rusak," ujanya.

Sementara itu, Kapolsekta Kemuning Palembang, AKP Fajar Nuur Akbar melalui Kanit Reskrim, Ipda Yahya Roni menjelaskan, terkait kejadian itu, korban telah membuat laporan dengan bukti Laporan LP: LP/20-B/I/2015/ POLRESTA/SEK KMG Palembang.

"Setelah menerima laporan tersebut, kita langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP. Dari hasil sementara, kita telah mengamankan barang bukti berupa sepasang sandal dan juga meminta keterangan dari korban," jelasnya.

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Sugiyarto
Sumber: Sriwijaya Post
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas