Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sulut Masih 'Koleksi' 1000 PSK

Data terbaru kami belum direkap. Tapi secara umum untuk tujuh daerah itu total PSK-nya mencapai seribu lebih

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Budi Prasetyo
zoom-in Sulut Masih 'Koleksi' 1000 PSK
NET
Prostitusi PSK 

TRIBUNNEWS.COM.MANADO - Terbelit masalah ekonomi menempati posisi teratas dari banyak alasan wanita rela menjadi pekerja seks komersil (PSK).

Demikian catatan seorang aktivis pendampingan PSK, Koordinator SRNU, Warno yang sudah sekian lama membina para PSK agar segera meninggalkan pekerjaan haramnya itu.

"Sebagian besar mengaku alasan ekonomi. Namun ada juga yang beralasan memilih terjun ke situ karena untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup. Namun paling banyak tetap karena alasan ekonomi," kata Warno kepada Tribun Manado, Kamis (12/2/2015) lalu.

Sebagai wadah yang selama ini cukup konsen terhadap pembinaanPSK, pihaknya sering kali melakukan kemitraan dengan pemerintah daerah.

"Kegiatannya berwujud focus group discussion, konseling, pelatihan keterampilan bagi para PSK yang bersedia berhenti dari kegiatan maksiat itu," ujar Warno.

Dalam pembinaan itu, menurut Warno tidak semuanya berhasil. Sebagai besar tetap saja kembali pada aktivitas mereka semula, yang secara umum sangat rentan terhadap penyakit menular seks.

"Hanya dua bulan melakoni bisnis hasil pelatihan yang dibiayai pemerintah, mereka kembali lagi jadi PSK," ungkapnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara itu berdasarkan data dari Dinas Sosial yang disampaikan oleh Kabid Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Utara, Joice Rukmini, dari 15 kabupaten/kota di Sulut, baru tujuh kabupaten/kota yang memasukkan data.

"Data terbaru kami belum direkap. Tapi secara umum untuk tujuh daerah itu total PSK-nya mencapai seribu lebih," ujarnya. (tos)

Sumber: Tribun Manado
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas