Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pembunuh PNS Cantik Tari Ariezona Berhasil Dibekuk Polisi

Polresta Pontianak menangkap satu diantara tersangka, Rudi yang diduga sebagai pembunuh Tari Ariezona.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Budi Prasetyo
zoom-in Pembunuh PNS Cantik Tari Ariezona Berhasil Dibekuk Polisi
Tribun Pontianak/ IST
Tari Arizona PNS yang Meninngal 

TRIBUNNEWS.COM. PONTIANAK - Keberhasilan jajaran Satreskrim Polresta Pontianak menangkap satu diantara tersangka, Rudi yang diduga sebagai pembunuh Tari Ariezona.

Rudi ditangkap unit Jatanras dari Polda Kalbar dan Polresta Pontianak pada Minggu (22/3/2015). Penangkapan pelaku pembunuhan tersebut mendapat tanggapan dari pimpinan dan rekan kerjanya di Pengadilan Tinggi (PT) Pontianak.

Panitera/ Sekretaris Pengadilan Tinggi Pontianak, Chairul Sutrisno Sama'a SH CN MM, mengatakan bahwa dirinya menyerahkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian daerah Kalbar, khususnya pada Polresta Pontianak, agar segera menguak kasus pembunuhan satu di antara stafnya tersebut.

"Saya rasa kalau sudah ditangkap oleh pihak kepolisian ya, kita sepenuhnya menyerahkan kepada pihak kepolisian untuk selanjutnya dari tingkat penyelidikan menjadi tingkat penyidikan dan seterusnya, jadi kita tidak mencampuri. Mengedepankan sesuai mekanisme yang berlaku. Inikan merupakan kewenangan kepolisian, jadi kita proporsional sajalah," katanya.

Ia juga mengharapkan agar kasus pembunuhan Tari Ariezona dapat segera diungkap, dan menemukan perkembangan selanjutnya hingga tuntas.

"Kita bersyukur karena pelakunya tertangkap, dari tertangkapnya pelaku ini otomatis mungkin akan berkembang, yang sepenuhnya kita serahkan kepada pihak kepolisian bagaimana mekanismenya mereka disana. Sehingga dengan tertangkapnya inikan praduga yang macam-macam akan terkuak, apakah dia pelaku tunggal atau mungkin ada yang lain, atau ada aktor intelektualis dan sebagainya. Untuk sementara ini kita tidak bisa bicara banyak, kita serahkanlah mekanismenya kepada kepolisian," ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas