Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sejarah Bugis-Makassar di Bugis Waterpark Adventure

Makassar merupakan kota yang berada di kawasan pesisir barat Sulawesi Selatan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sugiyarto
zoom-in Sejarah Bugis-Makassar di Bugis Waterpark Adventure
Tribun Timur/Ali
ILUSTRASI 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Chaerul Fadli

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Makassar merupakan kota yang berada di kawasan pesisir barat Sulawesi Selatan.

Hal ini menjadikan kota Makassar sebagai kawasan yang identik dengan laut sejak dulu. Hal ini juga ditampilkan pada sejarah suku Bugis-Makassar yang terkenal dengan pelaut ulung di dunia.

PT Baruga Asrinusa Development berupaya mensinergikan sejarah ini dengan tema besar pada tampilan Bugis Waterpark Adventure (BWA).

Wahana bermain yang berdiri pada kisaran tahun 2012 tersebut pun ditujukan sebagai pilihan destinasi wisata bagi masyarakat. Baik di dalam kota maupun dari luar pulau.

Konsep wisata bahari modern yang dikemas anak perusahaan Kalla Group ini juga menjadi sarana pengenalan budaya kepada pengunjung.

Manager and Promotion PT BAD, Andi Tenri Paweli menjelaskan upaya tersebut merupakan bentuk pelestarian terhadap sejarah kemaritiman Bugis-Makassar.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kita ingin mengangkat dan memperkuat ciri khas dari Sulsel yang masyarakatnya sudah terkenal sebagai pelaut ulung," katanya, Kamis (30/4). Penerapan ini juga menjadi edukasi alternatif kepada masyarakat dari luar Sulsel terhadap sejarah Bugis-Makassar.

Ia menambahkan, upaya tersebut merupakan bentuk pelestarian sejarah kemaritiman suku Bugis Makassar ditengah modernisme masyarakat.

"Kalau kita melestarikan dengan mengacu pada konsep sejarah, itu tidak akan pernah ketinggalan. Sebab kita mengangkat sejarah, dan sejarah itu akan langgeng" katanya.

Ia menambahkan, konsep sejarah masing-masing daerah memiliki kararteristik dan latar belakang yang berbeda beda, sehingga karaktersitik tersebut hanya dapat ditemukan pada masing-masing daerah dan tidak akan dijumpai di tempat lain, serta tidak mudah ditiru. Sebab, sejarah suatu daerah melekat pada masyarakatnya.

Sumber: Tribun Timur
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas