Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Di Jakarta Brownies Isi Ganja, di Surabaya Snack Isinya Sabu

“Saya hanya mengambil barangnya sudah dalam bentuk kemasan,” kata Iwan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Di Jakarta Brownies Isi Ganja, di Surabaya Snack Isinya Sabu
surya.co.id - zainuddin
Ini kemasan snack berisi sabu-sabu yang dititipkan di warung tepi jalan oleh Iwan Santoso (48), warga Jalan Gubeng Klingsingan, Surabaya. 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Iwan Santoso (48), warga Jalan Gubeng Klingsingan, Surabaya baru sebulan mengedarkan narkoba jenis sabu.

Tapi pekerja konveksi ini sudah sangat lihai bertransaksi narkoba.

Sebagaimana pengedar lainnya, Iwan bertransaksi sabu dengan bandar sabu menggunakan sistem ranjau.

Artinya sabu ditaruh di lokasi yang ditentukan, biasanya di pinggir jalan atau tempat umum lain.

Tapi bandar sabu langganan Iwan tidak menaruh barang haram itu di pinggir jalan atau tempat umum lain. Bandar sabu dan Iwan sepakat menitipkan barang haram itu warung yang tidak jauh dari rumahnya.

Agar pemilik warung tidak curiga, sabu itu dimasukan dalam kemasan snack.

“Saya hanya mengambil barangnya sudah dalam bentuk kemasan,” kata Iwan, Minggu (3/5/2015).

Rekomendasi Untuk Anda

Modusnya kurang lebih sama dengan kue brownies yang diisi ganja yang marak di Jakarta beberapa waktu lalu.

BACA: Makan Brownies Ganja, Pelanggan Ketagihan

Saat ditanya soal nama bandar sabu, awalnya Iwan menyebut nama David. Tapi saat didesak, Iwan baru mengungkapkan bahwa sabu itu dibeli dari Hamid.

Kapolsek Dukuh Pakis, Kompol Tommy Ferdian mengaku sempat kesulitan mengungkap peredaran sabu jaringan Iwan.

Unit Reskrim sudah mendapat informasi peredaran narkoba itu sejak sepekan sebelum Iwan ditangkap. Petugas langsung menelusuri informasi itu.

Awalnya memang tidak ada yang aneh dari aktivitas di warung. Tapi petugas curiga setelah beberapa kali melihat Iwan mengambil snack. Padahal berdasar informasi yang diterimanya, Iwan tidak berjualan snack.

“Tersangka ditangkap saat mengambil barang itu,” kata Tommy.

Menurut Tommy, tersangka pun sempat mengelak saat petugas menangkapnya. Sebelum memborgol Iwan, petugas membuka kemasan snack.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas