Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kelelahan Jadi Faktor Utama Kecelakaan Tunggal di Cipali

banyak kecelakaan tunggal terjadi akibat pengemudi kelelahan menempuh jarak tol sepanjang 116,75 km tersebut.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Sanusi
zoom-in Kelelahan Jadi Faktor Utama Kecelakaan Tunggal di Cipali
KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO
Ruas jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), Subang, Jawa Barat, Kamis (18/6/2015). Tol Cipali yang merupakan ruas jalan tol terpanjang di Indonesia yakni 116,75 kilometer tersebut mulai beroperasi, diharapkan dapat mengurangi beban lalu lintas jalur Pantai Utara (Pantura) Jawa hingga 60 persen. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PU-Pera, Hediyanto W Husaini, mengimbau para pengguna tol Cikopo-Palimanan (Cipali) untuk mengetahui kondisi fisiknya terlebih dahulu.

Pasalnya banyak kecelakaan tunggal terjadi akibat pengemudi kelelahan menempuh jarak tol sepanjang 116,75 km tersebut.

"Saya nggak ngurusin kesehatan orang, orang masuk tol nggak bisa diperiksa kesehatan," ujar Hediyanto di ruang Komisi V DPR RI, Rabu (24/6/2015).

Hediyanto membandingkan para pengemudi yang ngantuk dengan pembalap Rifat Sungkar yang mencoba tol Cipali pada malam hari tidak terjadi apa-apa. Menurut Hediyanto, hal terpenting adalah kondisi fisik pengemudi dan kendaraan tersebut.

"Rifat Sungkar coba ngebut gak ada masalah kok, artinya dia tahu memenuhi standar, artinya dalam keadaan fit, dalam keadaan bagus, kondisi mobilnya bagus," ungkap Hediyanto.

Hediyanto menambahkan semua pembatas jalan sudah tersedia dan memenuhi standar. Untuk jalur lurus tidak diberikan, namun pada saat belokan semua pembatas sudah dibangun.

"Kalau lurus tidak, yang belok begitu, harus kita tutup, di tempat belok ada (pembatas) lurus nggak apa-apa. Sudah di tes fisik oleh Kementerian Perhubungan, Kepolisian, testing malam dan siang," kata Hediyanto.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas