Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polisi Penjaga Rumah Margriet, Sisakan Roti untuk Ayam-ayam Engeline

Ayam-ayam yang dipelihara mendiang Engeline pun tak terurus, hingga memunculkan simpati polisi yang bertugas menjadi rumah itu.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Budi Prasetyo
zoom-in Polisi Penjaga Rumah Margriet, Sisakan Roti untuk Ayam-ayam Engeline
Tribun Bali/Edi Suwiknyo
Kondisi Ayam-ayam di Rumah Margriet, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNNEWS.COM. DENPASAR - Sejak jasad Engeline (sebelumnya disebut Angeline) ditemukan di Jalan Sedap Malam No 26 Kesiman, Denpasar, Bali, pada 10 Juni lalu, praktis rumah milik Margriet Christina Megawe itu kosong.

Ayam-ayam yang dipelihara mendiang Engeline pun tak terurus, hingga memunculkan simpati polisi yang bertugas menjadi rumah itu.

Wajah Muliarna tampak lesu.

Sebuah botol air mineral ia buka, lalu diteguknya.

"Saya sudah jaga di sini sejak pertama kali mayat (Engeline) ditemukan," ujar Muliarna mengawali kisahnya sebagai penjaga rumah Margriet, yang juga menjadi TKP pembunuhan Engeline, Selasa (7/7/2015).

Bagi dia, menjaga rumah yang terlihat semakin "angker" itu tidak sebatas menjaga saja.

Semenjak terkuaknya kasus pembunuhan Engeline, praktis seluruh isi rumah menjadi perhatian polisi.

Rekomendasi Untuk Anda

Tak sembarang orang yang bisa masuk. Termasuk, dirinya sendiri.

"Saya hanya berada di bagian depan. Tidak bisa ke dalam atau ke dalam bagian rumah," tuturnya, yang saban hari duduk di depan pintu rumah.

Karena tak bisa ke dalam rumah, sejumlah ayam-ayam yang sebelumnya dipelihara Engeline atas perintah ibu angkatnya, tidak terurus.

Begitu juga hewan-hewan kesayangan Margriet seperti kucing.

Memang beberapa waktu lalu, pihak kepolisian membawa hewan peliharaan Margriet ke petshop di daerah Sesetan dan penampungan hewan di milik Dinas Peternakan.

Namun demikian, tak semua hewan peliharaan dibawa.

Akibatnya, ayam-ayam dan kucing yang masih berada di dalam rumah tak diurus.

Untuk mencegah agar hewan-hewan tersebut tak kekurangan makanan, pihak kepolisian kemudian melepaskannya ke halaman rumah, terutama hewan yang berada di dalam kandang.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas