Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kronologi Sampai Terjadinya Penyerangan Mako Brimob Kompi 2 Semarang

Markas Brimob Kompi 2 di Jalan Simongan, Semarang Barat, Kota Semarang diserang ratusan orang bersenjata api,

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Budi Prasetyo
zoom-in Kronologi Sampai Terjadinya Penyerangan Mako Brimob Kompi 2 Semarang
TRIBUN BATAM/ARGIANTO DA NUGROHO
ILUSTRASI :Sejumlah anak-anak diungsikan ke baracuda saat terjadinya bentrok antara anggota TNI dari satuan batalyon 134 Tuah Sakti dengan anggota Brimobda Polda Kepri di Markas Komando Brimob Polda Kepri, Batam, Rabu (19/11/2014) 

"Sempat lempar-lemparan batu di dalam Mako Brimob," kata sumber Tribun di Mako Brimob.

Beruntung, sebelum aksi sempat membesar, sejumlah petinggi kedua kesatuan itu segera berkoordinasi. Dan sekitar pukul 03.00, sejumlah perwira menengah TNI dan beberapa mobil bertuliskan Polisi Militer, mendatangi Mako Brimob.

Pantauan Tribun sekitar pukul 12.00, suasana di Mako Brimob Kompi 2 Simongan, Semarang, sudah tenang. Batu dan balok kayu yang sebelumnya berserakan, sudah terlihat bersih.

Tak lama berselang, Inafis Polrestabes Semarang terlihat memasuki Mako Brimob. Disusul kemudian, mobil dinas jenis Suzuki Grand Vitara warna hitam milik Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Burhanudin.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Liliek Darmanto, mengatakan, insiden tersebut dipicu salah paham di lokasi ATM BRI di Jalan Abdul Rahman Saleh.

"Saya baru dapat laporannya, Tapi detailnya masih dalam penyelidikan," kata Liliek.

Liliek menuturkan, saat ini insiden tersebut sudah ditangani internal satuan masing masing.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kepala Korps Brimob juga sudah turun ke Semarang, sudah laporan ke Kapolri juga. Pelanggaran anggota saat ini sedang ditangani. Kami himbau masyarakat tidak panik karena semuanya sudah clear dan ditangani masing masing satuan baik Polri dan TNI," katanya.

Sementara itu, saat Tribun menghubungi nomor telpon Komandan Detasemen Polisi Militer (Dan Denpom) Semarang, Letkol CPM (K) Tri Wahyuningsih belum bisa tersambung. (lyz)

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas