Tribun

Kawanan Pencuri Toko Emas Ini Kepergok Saat Sudah Telanjur di Atas Atap

Toko emas Gajah di Jalan Jarak Surabaya disatroni kawanan pencuri, Minggu (16/8/2015) tengah malam.

Editor: Sugiyarto
Kawanan Pencuri Toko Emas Ini Kepergok Saat Sudah Telanjur di Atas Atap
Tribun Bali/Edi Suwiknyo
ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Toko emas Gajah di Jalan Jarak Surabaya disatroni kawanan pencuri, Minggu (16/8/2015) tengah malam.

Tiga pelaku berusaha membobol toko emas yang sudah tutup itu menggunakan berbagai alat, termasuk alat las, linggis, palu, obeng, kunci inggris, bor, dan sebagainya.

Mereka adalah Andre Fitrianto (33), sopir asal Petemon III, Surabaya; Budianto alias Mbah (43), sales alat listrik asal Desa Tambin, Tragah, Bangkalan; dan Soeharijanto (45), tukang las asal Petemon IV, Surabaya.

Selain membawa sejumlah peralatan, para bandit ini juga melengkapi diri dengan senjata tajam.

Para pelaku mulai melancarkan aksinya menjelang tengah malam, saat kawasan itu mulai sepi.

Mereka berusaha masuk dengan cara melubangi tembok, dan hendak merusak brankas penyimpanan emas yang ada di dalam toko.

"Saat para pelaku berusaha melubangi tembok dan menggergaji besi di toko emas itu, terdengar warga yang tinggal di rumah kontrakan di sebelahnya," ujar Bagus, warga setempat.

Warga yang curiga dengan itu kemudian keluar untuk memeriksanya.

"Saat keluar, warga melihat ada orang di atap. Langsung diteriaki 'maling' dan orang yang ada di atap tersebut kemudian berusaha kabur," sambungnya.

Warga pun berusaha mengejarnya. Kampung semakin riuh, sejumlah warga lain juga ikut keluar rumah untuk beramai-ramai mencari maling tersebut.

Halaman
123
Sumber: Surya
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas