Pencarian Dua Warga Depok yang Tenggelam di Sukabumi Dilanjutkan
Aulia menambahkan perahu Basarnas fokus melakukan pencarian hingga ke garis tengah laut dari lokasi kejadian sejauh 2nm
Penulis:
Theresia Felisiani
Editor:
Hendra Gunawan
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Theresia Felisiani
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tim gabungan masih melakukan Operasi Kemanusiaan dalam pencarian dua warga Desa Kemirimuka, Beji, Depok, Jawa Barat yakni Maidan Fahmi dan Briandi yang tenggelam di pantai Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Sukabumi pada Sabtu (15/8/2015) kemarin.
Dantim Basarnas Sukabumi, Aulia S mengatakan pencarian hari ini melibatkan personel gabungan yang terdiri dari personel Basarnas Sukabumi sebanyak 6 orang, Polair Polres Ujung Genteng satu orang, TNI AL Ujung Genteng dua orang, Balawista satu orang, nelayan tiga orang dan pihak keluarga empat orang.
"Pencarian hari ini dimulai pukul 07.30 WIB tadi, kami menggunakan dua perahu (rubber boat Basarnas dan perahu nelayan)," ucap Aulia, Senin (17/8/2015).
Aulia menambahkan perahu Basarnas fokus melakukan pencarian hingga ke garis tengah laut dari lokasi kejadian sejauh 2 km ke arah barat. Sementara perahu nelayan melakukan penyisiran di dalam kotak perahu Basarnas.
Untuk diketahui kejadian bermula saat empat wisatawan yang masih ada hubungan keluarga asal Jakarta dan Bogor berlibur di
Pantai Pasir Putih, Pangumbahan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Mereka ketika itu tengah asik berfoto ria di pantai Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Sukabumi lalu tergulung ombak pada Sabtu (15/8/2015) kemarin.
Dari empat orang tersebut, satu orang bernama Wahyu beralamat di Jalan Karya Nomor 21 RT 007/003, Kelurahan Wijaya Kusuma Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Pusat ditemukan tewas.
Sementara seorang lainnya berhasil menyelamatkan diri bernama Muhamad Iqbal beralamat di Jalan Bojongraya Nomor 5 RT 004/004 Desa Rawabuaya Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.
Dan dua orang yakni Maidan Fahmi dan Briandi hingga kini belum ditemukan. Sedangkan jenazah Wahyu ditemukan oleh nelayan lalu dibawa ke RSUD Jampangkulon.
Baca tanpa iklan