Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Ibadah Haji 2015

Keluarga di Tanah Air Cemas Kamar Jemaah Haji Asal Kediri Terbakar di Mekah

Keluarga jemaah calon haji kelompok terbang 61 asal Kabupaten Kediri, Jawa Timur, harap-harap cemas pascakebakaran kamar Hotel Sakkab Al Barakah.

Keluarga di Tanah Air Cemas Kamar Jemaah Haji Asal Kediri Terbakar di Mekah
Kompas TV
Suasana kamar di lantai 8 Hotel Sakkab Al Barakah, Mekkah yang terbakar, Kamis (17/9/2015). Kamar yang ditinggali dua orang jemaah haji itu hangus terbakar akibat salah seorang calon haji (calhaj) lalai mematikan penanak nasi yang hampir dua jam lamanya ditinggal beribadah. 

Laporan Wartawan Surya, Didik Mashudi

TRIBUNNEWS.COM, KEDIRI - Keluarga jemaah calon haji kelompok terbang 61 asal Kabupaten Kediri, Jawa Timur, harap-harap cemas. Karena kamar saudara mereka yang menginap di Hotel Sakkab Al Barakah di Aziziyah, Arab Saudi, terbakar gara-gara mesin penanak nasi elektrik.

"Sejak mendengar ada berita kebakaran di kamar hotel jemaah kloter 61 asal Kabupaten Kediri, kami jadi panik," ungkap Arif kepada Surya, Jumat (18/9/2015). Apalagi ia belum bisa menghubungi ibunya Rusmiatin yang tergabung dalam kloter 61.

"Ini sudah beberapa kali kontak tapi belum dapat nyambung," jelas dia.

Keluarga jemaah calon haji kloter 61 sempat was-was mengingat sebelumnya terjadi musibah jatuhnya crane yang mengakibatkan ratusan korban jiwa meninggal di Masjidil Haram, Mekah.

Sementara Paulo, Humas Kantor Kemenang Kabupaten Kediri saat dikonfirmasi Surya juga belum dapat menjelaskan secara rinci kasus kebakaran kamar hotel jemaah calon haji kloter 61.

"Baik dari Kanwil dan Kantor Kemenag pusat masih belum ada penjelasan. Termasuk perwakilan yang ikut di kloter 61 belum bisa dihubungi," ungkap Paulo.

Paulo menjelaskan sejauh ini terkait peristiwa kebakaran baru diketahui dari pemberitaan di media massa. Namun rinciannya masih belum ada pemberitahuan resmi.

Editor: Y Gustaman
Sumber: Surya
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas