Dipukul Balok Kayu, Pemilik Konter Ponsel Nagoya Hill Babak Belur
Akibatnya Adi babak belur. Begitu juga dengan mobil Suzuki Ertiga BP 1482 FQ miliknya rusak berat karena ulah pelaku.
Editor: Wahid Nurdin
Laporan Tribunnews Batam, Elhadif Putra
TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Seorang pemilik konter ponsel di Nagoya Hill, Adi Agus (35), dikeroyok hingga babak belur oleh sekelompok orang tak dikenal, Sabtu (3/10/2015) dini hari.
Peristiwa nahas yang terjadi di sekitaran Kampus Putera Batam, Lubukbaja ini, mengakibatkan Adi harus mendapatkan 15 jahitan di bagian kepala.
Menurut Adi, usai diberi perawatan di Rumah Sakit Budi Kemuliaan (RSBK) Seraya, kejadian bermula dari pertengkaran antara rekannya dan kelompok yang melakukan pengeroyokan di pujasera Windsor.
Penyebabnya, rekan Adi merasa terganggu karena para pelaku membuat keributan dengan pengunjung di lokasi pujasera.
Para pelaku yang tidak senang menyuruh Adi dan rekannya untuk meminta maaf.
"Di pujasera itu keributan berhenti karena sekuriti langsung datang," kata Adi.
Karena tak mau memperpanjang masalah, Adi bersama rekan-rekannya meninggalkan Pujasera.
Namun ternyata para pelaku yang masih emosi mengejar mereka dengan membawa broti (balok kayu).
Akibatnya Adi babak belur. Begitu juga dengan mobil Suzuki Ertiga BP 1482 FQ miliknya rusak berat karena ulah pelaku.
"Saya sudah minta maaf. Tapi mereka langsung main pukul saja," tuturnya.
Setelah mempelasah korbannya, kelompok pelaku tersebut langsung meninggalkan lokasi.
Sementara Adi langsung dilarikan ke RSBK.
Diakui Adi, Ia hanya mengenal wajah pelaku dan tidak mengetahui namanya.
Namun Ia yakin pihak keamanan pujasera mengenal para pelaku.
Sementara itu, Kapolsek Lubukbaja, Kompol I Dewa Nyoman ASN yang dikonfirmasi membenarkan adanya pengroyokan tersebut. Dewa mengatakan pihaknya sudah mengamankan pelaku.
"Pelaku sudah diamankan saat sedang berada di TKP," kata Dewa.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.