Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Bertongkat, Kapolres Luwu Gendong Mayat Bayi Koban Aviastar

Ia tampak berjalan sambil menggendong jenazah bayi dalam sarung dan bangkai Pesawat Aviastar.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Wahid Nurdin
zoom-in Bertongkat, Kapolres Luwu Gendong Mayat Bayi Koban Aviastar
IST
Terbungkus sarung, jenazah korban pesawat Aviastar PK-BRM yang jatuh diangkut oleh tim evakuasi, saat tiba di posko pencarian di Dusun Gamaru, Latimojong, Luwu, Sulawesi Selatan, Selasa (6/10/2015). 

Laporan wartawan Tribun Timur, Sudirman

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR  -  Kapolres Luwu, AKBP Adex Yudiswan, harus menggunakan tongkat saat ia pulang dari gunung Bajaja, Selasa (6/10/2015).

Ia tampak berjalan sambil menggendong jenazah bayi dalam sarung dan bangkai Pesawat Aviastar.

Sepuluh penumpang pesawat Aviastar ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di pegunungan Pajaja, Desa Ulu Salu, Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu, Selasa (6/10/2015).

Seluruh jenazah diangkat dengan menggunakan sarung dan tempat yang telah disiapkan. 

Sejumlah masyarakat juga ikut memasukkan jenazah kedalam sarung kemudian dibawa secara bersama-sama ke Desa Ulu Salu.

Proses evakuasi ini juga dihadiri Kapolda Sulsel, Pangdam.

Rekomendasi Untuk Anda

Rencananya, para jenasah korban Aviastar, dibawa ke Makassar, sekitar pukul 17.00 Wita.

Sebelumnya telah diberitakan, pesawat Twin Otter milik Aviastar akhirnya ditemukan di Dusun Bajaja, Desa Ulusalu, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan Senin (5/10/2015).

Pesawat itu ditemukan langsung oleh Kapolres Luwu AKBP Adex Yudiswan sekitar pukul 15.55 Wita, tiga hari setelah hilang kontak atau hampir 72 jam.

Ketika ditemukan, tujuh penumpang dan tiga kru Aviastar dalam kondisi meninggal dunia. 

Sumber: Tribun Timur
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas