Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Waduh, Ruang Kelas SD Negeri 066041 Medan Jadi Tempat Nyabu

SD Negeri 066041 di Jalan Kamboja Raya, Perumnas Helvetia, sering dipakai sebagai lapak mengkonsumsi narkoba, terutama selepas waktu pulang sekolah.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Wahid Nurdin
zoom-in Waduh, Ruang Kelas SD Negeri 066041 Medan Jadi Tempat Nyabu
Tribun Medan/Abul Muamar
Kelas bekas yang tidak dipakai di SDN Negeri 066041 di Jalan Kamboja Raya, Perumnas Helvetia, sering dijadikan lapak memakai narkoba. 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Abul Muamar

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN  -  SD Negeri 066041 di Jalan Kamboja Raya, Perumnas Helvetia, sering dipakai sebagai lapak mengkonsumsi narkoba, terutama selepas waktu pulang sekolah.

Hal itu terungkap dari pengakuan guru-guru yang mengajar di SD tersebut.

Lapak yang digunakan tak lain adalah lima ruang kelas bekas SDN 066042 yang telah ditutup dan digabung dengan SD 066041.

"Dari dulu itu kalau malam jadi tempat orang nyabu. Pakai narkoba. Anak-anak muda kalau nyabu ya di situ," ujar Maulinda Harahap, guru Kelas II SDN 066041, Kamis (7/10/2015).

Dikatakan Maulinda, para guru telah resah dengan kondisi tersebut dan berharap ada solusi yang dapat mengatasi hal tersebut.

Ngamanken Ginting, guru Kelas V, mengatakan, mereka tak berdaya untuk mencegah orang-orang mengkonsumsi narkoba di bekas ruang kelas tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

"Macam manalah? Kami enggak bisa mencegah. Orang itu tinggal loncat aja ke sini. Penjaga sekolah pun enggak mungkin bisa melarang. Dikeroyok pula, malah cari penyakit," ujarnya.

Ginting mengaku pihaknya telah sering melaporkan kondisi ini ke Dinas Pendidikan Kota Medan sekaligus meminta pembongkaran ruang kelas bekas SD 066042 tersebut agar masyarakat tidak lagi beranggapan buruk.

"Kami sudah sering melaporkan. Kami pinginnya diratakan bersih. Kalau mau dibangun lagi, silakan dibangun. Yang penting ini jangan kayak gini. Ditengok orang dari luar, orang malas masuk sini," katanya.

Sumber: Tribun Medan
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas