Jarak Pandang Membaik, Presiden Tempuh Perjalanan Pekanbaru-Padang Lewat Jalur Udara
Perjalanan rombongan Presiden Joko Widodo dari Bukittinggi ke Kampar dilakukan melalui darat dengan waktu tempuh empat jam.
Penulis:
Imanuel Nicolas Manafe
Editor:
Dewi Agustina
TRIBUNNEWS.COM, PEKANBARU - Agenda kunjungan hari kedua Presiden Joko Widodo di Sumatera adalah meninjau daerah terdampak bencana asap di Kabupaten Kampar, Riau.
Berdasarkan keterangan Tim Komunikasi Presiden, Ari Dwipayana, perjalanan rombongan Presiden Joko Widodo dari Bukittinggi ke Kampar dilakukan melalui darat dengan waktu tempuh empat jam.
"Pemandangan selama perjalanan pun cukup indah, hamparan sawah meski musim kering tetap tampak hijau. Jalan yang dilewati sangatlah mulus, tidak kalah dengan kualitas jalan di Pulau Jawa," ujar Ari, Sabtu (10/10/2015).
Ari menceritakan rombongan saat itu berangkat dari hotel tempat dimana Presiden dan Ibu Iriana Joko Widodo menginap pada pukul 06.30 WIB, Jumat 9 Oktober 2015. Singgah sebentar di rumah Bung Hatta, Presiden dan rombongan melanjutkan perjalanan pada pukul 07.15 WIB.
Presiden dan rombongan tiba di Puskesmas Kuok, Kabupaten Kampar sekitar pukul 11.00 WIB. Cuaca di Kampar saat itu cukup baik, kabut asap nampak tipis, jarak pandang 2.000 meter.
"Peningkatan jarak pandang ini bisa terjadi, karena hujan deras yang membasahi wilayah Kampar satu malam sebelumnya," kata Ari.
Masyarakat di wilayah Kampar dan Pekanbaru terlihat cukup antusias menyambut kehadiran Presiden Joko Widodo. Bahkan tidak sedikit dari mereka yang dihampiri dan disalami Presiden, serta berfoto selfie.
Jarak pandang yang cukup baik ini, membuat Presiden Joko Widodo memutuskan melanjutkan perjalanan dari Pekanbaru dengan menggunakan pesawat Kepresidenan BBJ-2.
Awalnya Presiden berpikir untuk melanjutkan perjalanan ke Jambi untuk melihat langsung dampak asap yang terjadi.
Tapi setelah Presiden dan rombongan menunaikan Salat Jumat dan melihat pembangunan kanal bersekat di lahan gambut pada pukul 15.30 WIB, jarak pandang di Jambi masih 1.200 meter tidak memungkinkan untuk penerbangan, sehingga Presiden dan rombongan kembali ke Padang dengan menggunakan pesawat pukul 16.15 WIB.
Penerbangan Pekanbaru - Padang ditempuh dalam waktu 40 menit. Penerbangan ini membuktikan cuaca di kedua kota itu sudah membaik, karena jarak pandang Pesawat Kepresidenan BBJ-2 minimal 2.000 meter.
Baca tanpa iklan