Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Warga Dengar 3 Kali Suara Ledakan Sebelum Terjadi Bentrok di Adonara Flores Timur

Warga mendengar tiga kali suara ledakan sesaat sebelum terjadi bentrok susulan di Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Sabtu (9/5/2026).

Tayang:
Diperbarui:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Warga Dengar 3 Kali Suara Ledakan Sebelum Terjadi Bentrok di Adonara Flores Timur
Tribun Flores/HO
RUMAH TERBAKAR - Rumah warga di Dusun Bele, Desa Waiburak, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, NTT, terbakar akibat konflik yang terjadi Sabtu (9/5/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Warga mendengar tiga kali suara ledakan sesaat sebelum terjadi bentrok susulan antara warga Dusun Bele, Desa Waiburak, dan Dusun Lewonara, Desa Narasaosina, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Sabtu (9/5/2026).
  • Sekitar pukul 12.10 Wita, ledakan itu terdengar di belakang Pos Lewonara di area tempat anggota polisi melaksanakan pengamanan.
  • Sejumlah warga Lewonara melakukan provokasi dengan menuduh aparat yang bertugas membiarkan warga Dusun Bele menyembunyikan bom rakitan.
 

 

TRIBUNNEWS.COM, ADONARA - Warga mendengar tiga kali suara ledakan sesaat sebelum terjadi bentrok susulan di Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) Sabtu (9/5/2026).

Diketahui bentrok terjadi antara warga Dusun Bele, Desa Waiburak dan warga Dusun Lewonara, Desa Narasaosina.

Sekitar pukul 12.10 Wita, ledakan itu terdengar di belakang Pos Lewonara, tepatnya di area tempat anggota polisi melaksanakan pengamanan.

Baca juga: Mahasiswa Bentrok dengan Driver Ojol di Makassar, Berawal dari Penutupan Jalan

Ledakan itu diduga kaut merupakan bom rakitan.

Pasca ledakan itu terjadi, sejumlah warga Lewonara melakukan provokasi dengan menuduh aparat yang bertugas membiarkan warga Dusun Bele menyembunyikan bom rakitan di belakang pos pengamanan.

Rekomendasi Untuk Anda

Massa dari Lewonara juga sempat melontarkan kata-kata bernada emosi dan memarahi anggota yang bertugas di pos. 

 

 

Mereka meminta aparat menghentikan penjagaan di lokasi tersebut serta mempertanyakan tugas aparat di lapangan. 

Namun  personel yang bertugas tidak terpancing provokasi dan tetap melaksanakan patroli serta penjagaan sesuai SOP pengamanan.

Sekitar pukul 16.15 Wita, aparat keamanan memperoleh informasi mengenai konsentrasi massa dari Desa Narasaosina yang mulai berkumpul di sekitar gapura desa berjumlah sekitar 100 orang.

Massa kemudian bergerak menuju Jalan Trans Adonara sambil membawa berbagai alat, seperti senjata rakitan, senjata tajam, anak panah, serta beberapa bom rakitan.

 

ADONARA - Aparat gabungan Polri, Brimob, dan TNI berjaga di Jalan Trans Adonara pascakonflik antarwarga Dusun Bele dan Lewonara.
ADONARA - Aparat gabungan Polri, Brimob, dan TNI berjaga di Jalan Trans Adonara pascakonflik antarwarga Dusun Bele dan Lewonara. (HO/IST)

 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas