Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kondisi Korban Luka Bakar Stabil Meski Harus Ditangani Dokter Khusus

Kalak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magetan, Agung Lewis mengimbau para pendaki tidak menantang keselamatan pendakian.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Kondisi Korban Luka Bakar Stabil Meski Harus Ditangani Dokter Khusus
SURYA/DONI PRASETYO
Korban kebakaran hutan di puncak Gunung Lawu dievakuasi tim penyelamat, Magetan, Jatim, Senin (19/10/2015). Tujuh orang dinyatakan meninggal akibat peristiwa tersebut. SURYA/DONI PRASETYO 

"Kami belum tahu tindakan lanjutannya. Ini tim dokter masih membersihkan luka bakar pasien," tandasnya.

Survivor diduga berjumlah 9 orang, survivor pertama atas nama Eko nurhadi (45), warga Ngawi, yang naik di gunung Lawu ditemukan terkena kobaran api hingga mengalami luka bakar sekira 50 persen dari titik kebakaran antara pos II dengan pos III.

"Survivor bisa turun setelah minta tolong pada rekan pendaki Maisuri salim (45) yang saat itu jalan- jalan naik dan melapor ke tim SAR, selanjutnya survivor di bawa ke RS Magetan untuk penanganan tindakan lebih lanjut," ujar Kepala Basarnas Semarang Agus Haryono, Senin (19/10/2015). (lyz/har/nug/dna)

Korban meninggal dunia:
1. Awang (20 thn), Ngawi.
2. Sumarwan (50 thn), Ngawi.
3. Nanang Setyo Utomo (17 thn), Ngawi.
4. Rita Septi (14 thn), Ngawi.
5. Joko Prayitno, Kebun Jeruk, Jeruk. Jakarta.
6. Kartini , Jakarta.
7. Mr. X, masih dalam identifikasi.
Korban luka berat :
1. Eko Nurhadi (45 thn) dari Brangol RT 2/RW 1 Brangol Kec. Karangjati Ngawi dirawat di RSUD dr. Sudono.
2. Novi Dwi Estiwati (14 thn) alamat Jl. Rajawali Kel. Beran RT 04/RW 01 Kec Ngawi, Kab. Ngawi dirawat di RSUD Moewardi Solo.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas