Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dw Diduga Bekap Bayi yang Baru Dilahirkannya hingga Tewas

Sesosok bayi ditemukan terbungkus tas plastik warna hitam di depan ruang kebidanan RSUP Sanglah, Denpasar, Bali, Jumat (30/10/2015).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Dw Diduga Bekap Bayi yang Baru Dilahirkannya hingga Tewas
Tribun Bali/Manik Priyo Prabowo
Petugas kepolisian dari Polresta Denpasar langsung melakukan olah TKP di kamar Dwi yang melahirkan anak di Jalan Oberoi no 88, Seminyak, Badung, Bali, Jumat (30/10/2015). 

TRIBUNNEWS.COM, DENPASAR - Sesosok bayi ditemukan terbungkus tas plastik warna hitam di depan ruang kebidanan RSUP Sanglah, Denpasar, Bali, Jumat (30/10/2015).

Kondisi bayi saat itu masih berwarna merah. Tali pusar masih melingkar di pusar bayi malang tersebut.

Penemuan ini berawal dari dua orang perempuan yang saat itu tiba di ruangan tersebut.

Satu di antara perempuan tersebut, yakni Dw (17), dikabarkan mengalami pendarahan.

Saat itu, seorang saksi, I Wayan Subamia, yang sedang berjaga di depan ruang Instalasi Rawat Darurat (IRD) rumah sakit tersebut mengatakan keduanya datang sekitar pukul 10.14 Wita.

Menurut pengakuannya kepada kepolisian, saat itu dua orang perempuan keluar dari taksi dengan kondisi tergesa-gesa.

Seorang perempuan yang tak lain adalah ibu kandung bayi tersebut tampak lemah karena pendarahan, sedangkan perempuan lainya yakni kakak tiri Dw membawa bungkusan berupa tas plastik warna hitam.

Rekomendasi Untuk Anda

Saat ditanya Subamia, kakak tiri Dw yang bernama Ipriatun (34) mengatakan, adik tirinya tersebut mengalami pendarahan, usia kandungannya baru berumur lima bulan.

Mendengar hal itu, Subamia kemudian segera membawa keduanya ke ruang kebidanan RSUP Sanglah.

Sampai di ruang tersebut, dokter jaga, yakni dr Melinda segera menangani pasien yang kondisinya sudah lemas.

Ia kemudian memeriksa kondisi pasien saat itu.

Beberapa bagian tubuh Dw kemudian diperiksa.

Namun di sela-sela pemeriksaan tersebut, dr Melinda menemukan tali pusar yang sudah terputus.

Karena curiga, ia kemudian menanyakan keberadaan bayi milik perempuan yang bekerja sebagai buruh garmen ini.

Ipriatun yang waktu itu menemani adik tirinya kemudian menuju ke depan ruang kebidanan, tepatnya di samping tempat penjagaan.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas